500 Pedagang Jadi Sasaran Vaksinasi

Banjarmasin, KP – Guna mensukseskan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 tahap 2 yang menyasar lansia dan pelayan publik, Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin kembali melaksanakan vaksinasi massal.

Kali ini, giliran pedagang Pasar Sentra Antasari Banjarmasin yang menjadi sasaran untuk disuntikkan vaksin produksi Sinovac tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Banjarmasin, Machli Riyadi mengatakan, bahwa pihaknya menargetkan sebanyak 500 orang yang berprofesi sebagai pedagang, khususnya penjaga kios yang menjadi penerima program vaksinasi massal tersebut.

Ia menjelaskan, skema pemberian vaksin dibagi menjadi dua tahapan. Pertama yakni vaksinasi massal yang dilaksanakan pada Selasa (23/3) siang dengan target peserta sebanyak 250 orang.

“Setengahnya lagi, di vaksin pada Rabu (24/03) di tempat yang sama,” ucapnya di sela pelaksanaan vaksinasi massal itu berlangsung, Selasa (23/03) siang.

Pria dengan sapaan Machli itu memaparkan , jika vaksinasi di Pasar Antasari ini berlangsung di lima titik. Titik pertama, di aula lantai satu Sentra Antasari, di lantai atas meliputi kawasan toserba dan lorong Kasbah, hingga di kawasan parkir.

“Setiap titiknya melayani 50 orang untuk divaksin,” ujarnya singkat.

Menurutnya, tujuan pemberian vaksinasi selain bentuk upaya memutus rantai penyebaran virus corona, juga bertujuan terbentuknya herd immunity atau kekebalan kelompok bagi pedagang pasar.

Mantan Wadir Administrasi dan Keuangan itu menjelaskan bahwa vaksinasi yang menyasar para pedagang pasar dan lansia ini bakal berkelanjutan, dan tidak hanya di Pasar Antasari saja.

“Nanti akan kami jadwalkan di kawasan Pasar Lama, Pasar Baru, Pasar Pekauman dan pasar lainnya yang dulu pernah menjadi tempat digelarnya rapid test,” bebernya.

Dari hasil pantauan awak media di lapangan, para pedagang tampak antusias mengikuti vaksinasi yang berlangsung. Contohnya, Amat yang karyawan toko emas di Pasar Antasari.

Berita Lainnya
1 dari 2.635

Pria berusia 46 tahun itu mengaku senang bisa mendapatkan vaksin. Ia merasa dengan divaksin setidaknya bisa membuat dirinya sedikit lebih tenang dalam menjalankan aktivitas.

“Saya percaya corona itu ada. Istri saya di rumah, pernah terpapar meski tanpa gejala. Sekarang sudah sembuh,” tuturnya, seusai menerima vaksin.

Senada dengan pedagang lainnya, Sahrudin. Saking antusiasnya, Amat bahkan mengira vaksinasi juga bisa diberikan kepada anaknya yang masih tergolong balita.

“Alhamdulillah sudah mendapat vaksin. Semoga yang lainnya nanti juga cepat kebagian,” timpalnya.

Kendati tampak antusias, bukan berarti tak ada yang menolak vaksin. Pasalnya beberapa pedagang yang saat itu terlihat menonton vaksinasi massal tersebut tak sedikit yang menolak penyuntikkan vaksin.

Kepala Dinas Perdagangan dan perindustrian (Disperdagin) Kota Banjarmasin melalui Kabid PSDP dan Pasar, Ichrom Muftezar sebagai penyedia tempat dan sasaran vaksinasi mengungkapkan, ketika mendata pedagang untuk divaksin, mereka bahkan hanya mendapatkan tiga sampai lima pedagang yang bersedia.

“Alhamdulillah, setelah diberikan pengertian kemudian edukasi terkait pentingnya vaksinasi, pedagang pun bersedia bervaksin,” imbuhnya.

Di sisi lain, Tezar juga mengungkapkan bahwa sebenarnya di kawasan itu setidaknya terdapat sekitar 3.000 pedagang. Maka bila melihat kuota penerima vaksin, tentu jumlah tersebut masih jauh dari harapan.

“Tapi, semoga nanti ke depan bisa ditambah lagi oleh Dinkes Kota Banjarmasin. Setidaknya, vaksinasi kali ini jadi upaya memutus penularan virus corona,” harap Ichrom Mutezar ini.

Sementara itu, Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Banjarmasin, Mukhyar, berharap agar pelaksanaan vaksin tersebut, dapat memutus mata rantai penularan Covid-19 di Kota Seribu Sungai. “Ya kami berharap dengan adanya vaksinasi ini dapat memutus mata rantai penularan Covid-19 di Kota Banjarmasin, khususnya di pusat perbelanjaan ini,” ungkapnya.

Ia juga berkeinginan, dengan vaksinasi ini dapat membuat masyarakat tenang demi pertumbuhan ekonomi dimasa pandemi. “Dengan vaksinasi ini juga tentunya dapat membuat pedagang dan pengunjung merasa lebih aman. Tentunya ini menjadi pemulihan ekonomi juga untuk Kota Banjarmasin,” tutupnya. (Zak/K-3)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya