Berkas Rampung,
588 Jemaah Haji Banjarmasin Tunggu Keputusan Arab Saudi

Yang diutamakan jemaah haji tahun 2020 yang telah melakukan pelunasan. Namun, jika ada calon jemaah haji yang belum melunasi atau ada yang meninggal dunia, maka nomor urut berikutnya yang akan dimasukkan pada data dokumen sesuai kuota yang tersedia,” jelas Burhan.

BANJARMASIN, KP – Jemaah haji asal kota Banjarmasin yang sudah melakukan pelunasan BIPIH (Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji) sebanyak 588 orang.

Semua data dokumennya pun telah rampung dikumpulkan oleh Kementerian Agama (Kemenag) Kota Banjarmasin melalui Kantor urusan Agama (KUA) di 5 Kecamatan Kota Banjarmasin yang berlangsung pada 15 Maret hingga 19 Maret lalu.

Diungkapkan oleh Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama kota Banjarmasin, H Burhan Noor, bahwa pengumpulan dokumen tersebut merupakan langkah persiapan Kemenag Kabupaten/Kota untuk mendata para calon jemaah haji terkait penyelesaian dokumennya.

“Bagi calon jemaah haji yang berkasnya sudah rampung, seperti paspor serta biaya penyelenggaraan ibadah haji (BIPIH) yang lunas di tahun 2020, bakal diberangkatkan di tahun 2021 ini,” ujarnya, Kamis (25/3/2021).

Ditambahkannya, setelah semuanya terkumpul di 5 wilayah kota Banjarmasin, dokumen tersebut selanjutnya akan diserahkan ke Kantor Kemenag wilayah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) untuk dilakuan scan dokumen jemaah haji.

“Yang diutamakan jemaah haji tahun 2020 yang telah melakukan pelunasan. Namun, jika ada calon jemaah haji yang belum melunasi atau ada yang meninggal dunia, maka nomor urut berikutnya yang akan dimasukkan pada data dokumen sesuai kuota yang tersedia,” jelas Burhan.

Berita Lainnya
1 dari 717

Menurutnya, saat ini kuota haji kalsel berjumlah 3.832. Seandainya kuota masih tersedia, ada kemungkinan akan dibuka lagi pelunasan untuk jemaah haji tahun 2021.

Dia juga membeberkan, berdasarkan data di Kemenag Kota Banjarmasin, tercatat ada sebanyak 118 jemaah haji di Banjamasin Selatan dan di Banjarmasin Timur ada 124 jemaah. Sedangkan, di Banjarmasin Tengah ada sebanyak 68 jemaah, Banjarmasin Barat 109 jemaah, serta 169 jemaah di Banjarmasin Utara. Sehingga, totalnya berjumlah 588 jemaah haji.

“Dari semua persiapan yang telah dilakukan Kemenag Banjarmasin tersebut, kita tetap masih harus menunggu keputusan dari pemerintah Arab Saudi, apakah tahun 2021 ini para jemaah bisa diberangkatkan di tengah pandemi Covid-19,” imbuhnya.

Pada kesempatan itu, Burhan juga mengimbau kepada seluruh jemaah agar mendapatkan vaksin, terutama jemaah haji yang berusia 60 tahun keatas.

“Ini sesuai dengan surat edaran Dinas Kesehatan. Jemaah bisa mendapatkan vaksin di wilayah mereka tinggal atau Puskesmas di sekitar domisili mereka,” ucapnya.

Secara resmi, sambung Burhan lagi, pemerintah Arab saudi memang tidak mengeluarkan imbauan untuk para jemaah yang berangkat haji nantinya harus sudah divaksin.

“Tapi, sesuai imbauan pemerintah melalui dinas kesehatan, masyarakat kan mesti divaksin dalam upaya memutus penyebaran wabah Corona,” tutupnya. (opq/K-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya