Dewan Soroti Progres Fisik Multiyear Tak Sesuai Target

Masih ada sebagain ruas jalan pekerjaan multiyear yang masih terlihat lambat. Bahkan di suatu tempat yang diakui pernah mereka tinjau bulan Januari lalu progres pekerjaan baru 10 persen.

PALANGKA RAYA, KP — Salah satu Anggota Komisi IV membidangi pembangunan infrastruktur DPRD Kalimantan Tengah, Siswandi soroti progres fisik program multi year tak sesuai target dan harapan Gubernur Kalteng.

Kepada awak media, Selasa (9/3) anggota Komisi IV DPRD Kalteng Siswandi mengungkapkan hal itu dan mendorong agar Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Kalteng meningkatkan pungsi pengawasan khususnya pada ruas jalan yang ditangani dengan dana multiyear.

Politisi Demokrat DPRD Kalteng ini karena masih ada sebagain ruas jalan pekerjaan multiyear yang masih terlihat lambat. Bahkan di suatu tempat yang diakui pernah mereka tinjau bulan Januari lalu progres pekerjaan baru 10 persen. Disebutkan ada ruas jalan yang ditangani dengan dana multiyear sudah berjalan maksimal dan sesuai progres kegiatan. Namun ada juga yang masih terlihat lambat dilapangan, “padahal sebelum masa periode pertama gubernur harus sudah selesai,” paparnya.

Siswandi menyatakan berdasarkan hasil monitoring ruas jalan yang perlu peningkatan pengawasan khususnya di lingkar luar ruas jalan Muara Teweh Kabupaten Barut dan jalan Parenggean di Kabupaten Kotim, serta ruas jalan Tabak Kanilan-Rampa Mea di Barito Selatan.

Berita Lainnya
1 dari 499

Ia berharap baik Konsultan Pengawas dan pihak pengawas PU harus bersinergis melakukan pengawasan yang ektra lagi pada ruas tersebut. Pasalnya ruas yang lain yang menggunakan dana multiyear sudah sesuai target semua, kenapa ada yang belum, imbuhnya.

Menurut wakil rakyat dari Dapil IV ini, rekanan dapat memacu pekerjaan sebelum masih kotrak berakhir pada akhir Mei nanti yang tersisa beberapa bulan lagi. “Sangat disayangkan kalau sampai tidak selesai tepat waktu, seperti ruas Tabak Kanilan-Rampa Mea minimal bisa fungsional” terangnya

jangan baru bekerja kalau sudah mepet waktu berakhir, takutnya kualitas pekerjaan kurang maksimal. Apalagi kalau sampai tidak selesai maka rugi terkenan sanksi, tambahnya.

Ditanya untuk tahun ini seberapa besar dana multiyear, Dewan sudah menyetujui dan menyiapkan Rp 500 miliar. Diharapkan dapat terserap penuh, guna menangangi ruas jalan yang memang sangat dibutuhkan masyarakat.

Bila ruas yang ditangani mutiyear semua cepat selesai, maka bisa ditangin lagi ruas-ruas yang lainya. Dan masyarakat segera menikmati ruas jalan dan jembatan guna memacu ekonomi daerah setempat.

Pihaknya juga memberi apresiasi kepada mereka yang sudah bekerja maksimal, dimana pekerjaannya sudah sesuai target bahkan lebih. (drt/k-10)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya