Distribusi Gas Elpiji 3 Kg Sudah Lancar

Diakui Saibani, dengan kondisi yang bisa dibilang normal saat ini memang masih ada harga diatas HET Rp 17.500 ribu, yang mana dilakukan para pedagang dadakan atau pengecer lepas . Namun hargannya tak terlalu jauh berkisar antara Rp 20.000.

BANJARMASIN, KP – Karena jalan Sentral Gubenur Sarkawi sudah diberikan akses oleh Pemerintah maka jalur pendistribusian Gas Elpiji kesejumlah titik di Kalsel berjalan baik dan normal.

Bahkan pendistribusianya pun mampu melebihi kapasitas perharinnya, dimana perharinya sebanyak 350 ton, kini bisa mencapai 450 ton perharinnya.

Hal tersebut dikatakan Ketua Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Kalimantan Selatan H. Saibani, Sabtu (6/3/2021) siang.

“Dan saya melihat langsung dilapangan, SPBU utama dikawasan Barito Kuala sudah ada tersedia stok-stok elpiji. Bahkan dilapangan pun kerumunan warga masyarakat tak seperti sebelumnya dalam mendapatkan elpiji,”katanya.

Apalagi sekarang sudah ada surat edaran dari Pj Gubenur Kalsel Safrizal ZA yang menyampaikan kebeberapa instasi baik ASN, Polri, Rumah makan, Perhotelan dan lain sebagainnya, melarang untuk memakai gas elpiji 3 kg.

“Dapat dipastikan penyaluran bisa merata dan terkait kelangkaan tidak ada,” ucapnya.

Berita Lainnya
1 dari 856

Diakui Saibani, dengan kondisi yang bisa dibilang normal saat ini memang masih ada harga diatas HET Rp 17.500 ribu, yang mana dilakukan para pedagang dadakan atau pengecer lepas . Namun hargannya tak terlalu jauh berkisar antara Rp 20.000.

“Ya dimasa pandemi sekarang dimana kebutuhan yang sangat sulit sehingga oknum oknum tersebut memamfaatkan hal tersebut. Namun saya pastikan itu bukan dilakukan agen dan pangkalan,”tegasnnya.

Untuk kouta tahun 2021 kalsel memiliki 3000 Metrik Ton (MT), dimana akan dibagi keseluruh wilayah di kalsel. Dimana kewenangan tersebut ditentukan oleh pihak pertamina sementara Hiswana migas hanya sebagai penyalur saja.

“Kouta tersebut meningkat 7 persen dari kouta sebelumnya,”tambah Saibani.

Disinggung ketersedian gas elpiji menjelang Ramadhan Saibani menuturkan, dari pengalaman yang sudah-sudah, biasanya seminggu ingin memasuki ramadhan akan ada peningkatan dan berjalan normal kembali ketika seminggu menjelang lebaran.

“Biasannya minggu pertama dan kedua pada bulan ramadhan akan ada peningkatan warga dalam penggunaan gas elpiji dan normal kembali setelahnnya,”katanya.

Terkait ada rencana penutupan jalan Gubenur Sarkawi hingga dua bulan kedepan, Hiswana Migas meminta kepada pihak terkait untuk memberikan solusinya terhadap pendistribusian gas elpiji tersebut tetap lancar.

“Kita sangat mendukung perbaikan jalan dikawasan Gubenur Sarkawi namun bantu kami dalam solusi mendistibusikan biar tetap lancar dan tak terulang seperti yang sebelumnnya,”pungkasnya. (fin/K-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya