Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Olahraga

Ini Prediksi dan Kekuatan Lawan Barito Putera di Grup Timur di Liga 2 2026/2027

×

Ini Prediksi dan Kekuatan Lawan Barito Putera di Grup Timur di Liga 2 2026/2027

Sebarkan artikel ini
IMG 20260525 WA0016
Prediksi pembagian grup Liga 2 Championship 2026/2027 mendatang. (Kalimantanpost.com/Repro Instagram Infoligaindonesia_)

BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Peserta Liga 2 musim kompetisi 2026/2027 sudah lengkap menyusul terdegradasinya Persis Solo pada Sabtu (23/5/2026) lalu, mengikuti jejak PSBS Biak dan Semen Padang FC.

Sebelumnya sudah ada tiga tim promosi dari Liga 3 Nusantara yakni RANS Nusantara FC, Dejan FC, dan PSGC Ciamis.

Kalimantan Post

Sementara itu, terdapat 14 tim yang bertahan di Liga Championship, sehingga total keseluruhan ada 20 klub yang nanti bersaing untuk memperebutkan tiket promosi Super League musim depan.

Terlepas itu semuanya, yang menjadi perhatian pecinta sepakbola, khususnya di Liga Championship adalah pembagian grup.

Mengacu pengalaman musim lalu, dari 20 tim akan dibagi dalam dua grup yakni Grup Barat dan Grup Timur serta sistem kompetisi akan kembali seperti musim lalu.

Kalau pembagian grup, diperkirakan kembali akan mengacu letak geografis domisili klub. Tim-tim asal Sumatera dan Jawa Barat akan masuk Grup Barat, sedangkan klub asal Kalimantan, Jawa Tengah dan Timur serta Papua akan berada di Grup Timur.

Berdasarkan kriteria tersebut, kemungkinan Barito Putera kembali berada di Grup Timur bersama Persiba Balikpapan, PSBS Biak, Persipura Jayapura.

Selain itu ada lawan-lawannya di musim lalu yakni PSIS Semarang, Persela Lamongan
Deltras FC, Persiku Kudus, Deltras FC, Kendal Tornado FC dan tim yang baru terdegradasi Persis Solo.

Sementara di Grup Barat terdiri Persiraja Banda Aceh,
PSMS Medan, PSPS Riau,
Semen Padang, Sumsel United, Dejan FC, Persikad Depok, FC Bekasi City, PSGC Ciamis dan RANS Nusantara FC.

Namun, kemungkinan prediksi pembagian grup bisa saja berubah dengan berbagai pertimbangan dari PSSI.

Misalnya, dari Jawa Tengah ada empat tim yaknk PSIS Semarang, Persis Solo, Persiku Kudus dan Kendal Tornado FC bisa saja terpisah. Salah satunya akan masuk Grup Barat.

Baca Juga :  Arsenal Juara Liga Inggris Usai Manchester City Ditahan Imbang Bournemouth 1-1

Terlepas nantinya ada perubahan klub di Grup 2, nanti diperkirakan saingan Barito Putera memperebutkan tiket Super League akan jauh lebih sengit dan ketat dibanding musim lalu.

Persipura Jayapura yang musim ini gagal merebut tiket ke Super League sudah pasti akan berbenah sejak dini dengan merekrut pemain asli Papua yang ada di luar daerah. Indikasi ini terlihat dengan merekrut pemain PSS Sleman, Terens Puhiri dan lain-lain.

Persoalan Persipura nanti masalah non teknis, karena dihukum menggelar laga home di Jayapura tanpa penonton sepanjang musim dan ada kabar Mutiara Hitam akan berkandang di Pulau Jawa.

Ini bakal menjadi problem tersendiri bagi Persipura dan bisa dimanfaatkan tim lain memperoleh poin.

Lalu, PSIS Semarang yang musim lalu jadi lumbung poin, kali bakal sulit dikalahkan. Ada perubahan manajemen sejak pertengahan musim lalu, berdampak pembenahan manajemen, pelatih dan pemain.

Langkah pertama menghadapi Championsihip 2026/2027 dengan merekrut pelatih spesialis tim promosi, Widodo C Putro yang baru saja membawa Adyaksa FC juara Liga 2 dan promosi ke Super League.

PSIS Semarang kemungkinan akan melepas sebagian pemain yang dianggap tak sesuai kebutuhan tim dan merekrut pemain baru agar bisa memenuhi target manajemen bisa lolos ke Super League musim depan.

Selanjutnya, Persis Solo setelah terdegradasi ke Liga 2 juga ingin mengikuti jejak PSS Sleman agar bisa kembali ke Super League musim depan. Kemungkinan perubahan komposisi pemain sangat sedikit dan tetap mempertahan pemain yang ada.

Apalagi, Persis mendapat dukungan dari mantan Presiden RI Jokowi yang beberapa kali terlihat ada di tribun menyaksikan Persis main di kandang.

Ancaman lainnya akan datang dari Persela Lamongan. Keseriusan klub asal Kota Lamongan ini dengan mempertahankan pelatih Bima Sakti dan bakal merekrut pemain berkualitas.

Baca Juga :  Elano FC Tuban Bungkam Giga FC Lampung 3-2 Pro Futsal League 2

Gagalnya Persela bersaing di musim 2025/2026 karena pemainnya ‘digembosi’ di tengah jalan. Pemain-pemainnya banyak yang pindah ke PSIS Semarang, padahal di awal musim sempat bersaing di papan atas.

Ada lagi Kendal Tornado FC yang di musim 2025/2026 memberikan perlawanan sengit dan nyaris bikin kejutan menembus dua besar. Kali ini Kendal Tornado bakal menjadi ancaman serius bagi Persipura, PSIS, Barito Putera dan Persis dalam perburuan tiket ke Super League.

Namun, di Grup Timur ada tim kuda hitam Persiba Balikpapan, Persiku Kudus, Deltras FC dan PSBS Biak.

Tidak menutup kemungkinan keempat tim ini akan menjadi batu sandungan buat klub yang diunggulkan.

Melihat calon lawan yang bakal dihadapi, klub kebanggaan Urang Banjar, Barito Putera diharapkan sejak mulai sekarang berbenah diri.

Ada beberapa PR dalam perekrutan pemain, dengan mencari striker yang benar-benar haus gol dan play maker atau pengatur serangan serta pemain pengganti yang setara.

Di musim lalu, tak ada goal getter membuat pelatih Teco mendorong center back Renan Alves sebagai striker dan sangat riskans.

Lalu, tak ada pengatur serangan di lini tengah membuat serangan Barito Putera lebih manonton dan mudah dibaca lawan.

Bagaimana dengan wilayah Barat, peta kekuatan cukup berimbang dan sulit ditebak siapa yang bakal meraih tiket ke Super League musim depan.

Tinggal persiapan tim, perekrutan pemain dan penunjukkan pelatih bakal menjadi pembeda dalam pertandingan nanti. (ful/KPO-3)

Iklan
Iklan