Pasar Sentra Antasari Jadi Sasaran Vaksinasi Massal

Banjarmasin, KP – Setelah program rapid dan swab test massal, kini Pasar Sentra Antasari, Banjarmasin bakal menjadi sasaran program upaya penanganan pandemi Cobid-19 yang juga dilakukan secara massal.

Juru Bicara (Jubir) Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Kota Banjarmasin, Machli Riyadi mengatakan, pihaknya akan menjadikan salah satu pusat perniagaan terbesar di Ibu Kota Provinsi kalimantan Selatan tersebut sebagai sasaran vaksinasi massal.

“Pasar Sentra Antasari akan kita jadikan sasaran vaksinasi massal yang ditujukan kepada masyarakat umum,” ucapnya di sela kegiatan vaksinasi massal di Duta Mall Banjarmasin, Kamis (11/3) siang kemarin.

Kendati demikian, program tersebut tidak akan langsung dilaksanakan. Pasalnya, pria dengan sapaan Machli itu mengaku masih menunggu pengiriman atau termin kedua dalam vaksinasi tahap dua kali ini untuk mencukupi jumlah keseluruhan target yang sudah ditetapkan.

“Kita tunggu saja suplai vaksinnya,” ujar mantan Wadir Administrasi dan Keuangan RSJ Sambang Lihum itu.

Berita Lainnya
1 dari 3.193

Ia menegaskan, jika vaksinasi tahap dua yang sudah dimulai sejak 1 Maret 2021 di Kota Seribu Sungai ini memang sudah diprogramkan untuk menyasar ke pelayan di tempat publik.

Sehingga, program vaksinasi yang diharapkan menjadi salah satu upaya dalam memutus mata rantai penularan Covid-19 di Bumi Kayuh Baimbai ini tidak hanya terpaku dilakukan di fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) saja.

“Dulu rapid dan swab massal, sekarang giliran vaksinasi massal yang kita jalankan laksanakan di tempat umum,” pungkasnya.

Saat ditanya terkait bagaimana proses pendaftaran yang harus dilewati warga agar bisa mengikuti vaksinasi Covid-19, Machli menuturkan, bagi masyarakat yang paham dengan teknologi direkomendasikan untuk mengakses link pendaftaran dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI yakni banjarmasin.kemkes.co.id.

Sedangkan bagi warga yang tidak paham mendaftarkan diri lewat link tersebut, pihaknya menyarankan untuk datang ke Puskesmas terdekat dengan membawa Elektronik Kartu Tanda Penduduk (E-KTP).

“Asal bawa E-KTP, nanti kita bimbing untuk mendaftar lewat link. Jangan sampai target vaksin kita ini hilang hanya gara-gara tidak mengerti bagaimana cara mendaftar,” tutupnya. (Zak/K-3)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya