Sekda Apresiasi Langkah BI Majukan UMKN

Palangka Raya, KP – Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kalteng Fahrizal Fitri memberikan apresiasi terhadap langkah Bank Indonesia (BI) terus bersinergi mendukung pemerintah menyukseskan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (BBI) dan Bangga Berwisata.

Komitmen tersebut antara lain diwujudkan melalui penyelenggaraan Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2021 seri 1 bertema “Sinergi, Globalisasi, dan Digitalisasi UMKM dan Sektor Pariwisata” yang digelar pada 3-31 Maret 2021 di Lombok dan seluruh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kalteng akhir pekan tadi di Palangka Raya.

Fahrizal Fitri berharap, KKI 2021 dapat memperluas Gernas BBI di masyarakat, sekaligus mendorong kemajuan UMKM Kalimantan Tengah untuk naik kelas dan berkembang.

“Juga memanfaatkan peluang digitalisasi yang saat ini tengah tumbuh pesat, salah satunya melalui implementasi QRIS di tahun 2021,” tambahnya.

Dibandingkan penyelenggaraan KKI pada tahun sebelumnya berbeda, penyelarasan kegiatan KKI 2021 dengan Gernas BBI dan BWI bertujuan memberikan nilai tambah dan dampak yang lebih besar dalam mendukung kemajuan UMKM.

Untuk itu, KKI 2021 berfokus pada penguatan peran daerah dalam mempromosikan produk-produk UMKM, perluasan cakupan UMKM yang difasilitasi (binaan dan non binaan), dan perluasan jangkauan promosi produk UMKM hingga luar negeri melalui edukasi dan webinar potensi pasar global kepada UMKM, business matching, serta fasilitasi keikutsertaan UMKM pada pameran/showcawe.

Berita Lainnya
1 dari 527

Kepala Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Kalteng, Rihando mengatakan, terdapat beberapa tujuan yang ingin dicapai dalam kegiatan tersebut, antara lain mendorong eksistensi UMKM lokal dalam kancah perdagangan nasional dan Internasional.

“Kedua wujud sinergi dalam menyukseskan Gernas BBI dan BWI,” kata Rihando.

Kemudian, mendorong UMKM lokal go digital dengan mengunggah produk-produk UMKM ke dalam platform digital e-katalog, ke empat memperluas penggunaan QR Code Indonesian Standard (QRIS) ke pelaku UMKM, khususnya meningkatkan pengunaan QRIS Tanpa Tatap Muka (TTM).

“Melalui e-katalog dan pembayaran yang mudah menggunakan QRIS, masyarakat semakin mudah mendapatkan akses menjangkau produk UMKM di masing-masing daerah,” ungkapnya.

Kegiatan dihadiri Kepala OJK Kalteng, Kepala Kementerian Agama, beberapa Kepala SOPD Pemprov Kalteng seperti Dinas Koperasi dan UKM, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, asosiasi serta perwakilan Perbankan yang turut mendukung dan memberikan testimoni mengenai keunggulan UMKM Kalimantan Tengah.

Acara diisi secara simbolis penyerahan bantuan Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) Kepala BI Kalteng kepada UMKM Kalteng berupa, sarana prasarana pengembangan batik Tamiang Layang kepada Kelompok Batik Mawar Sharon, sarana prasarana pengembangan kerajinan rotan kepada Kelompok Duta Dare, dan sarana prasarana pengembangan makanan berbahan dasar ikan kepada Kelompok PMEFS. 

Bila masyarakat ingin melihat produk UMKM Binaan BI, BI juga menyediakan menu katalok dan kontak pada website KKI. (drt/K-10)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya