Terbukti, Vaksin Sinovac Tak Timbulkan Efek Negatif

Tanjung, KP – Banyak beredar informasi terkait dampak negatif dari vaksin sinovac yang ditujukan untuk pencegahan tertular Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) yakni menimbulkan gejala pusing, iritasi dan sebagainya, terbukti itu tidak benar.

Beredarnya issu yang tidak bertanggungjawab tertkait efek dari vaksin sinovac tersebut sempat membuat rasa takut di kalangan warga, “Kami sangat yakin, issu adanya dampak negatif tersebut tidak benar, dan ternyata memang itu tidak terbukti setelah kami menerima suntikan vaksin tahap pertama tidak menimbulkan gejala apa-apa,” Ujar salah seorang anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Tabalong usai melaksanakan vaksin sehari sebelumnya, belum lama tadi di Tanjung.

Pelaksanaa vaksin sendiri dilaksanakan oleh pemerintah terkait sebagai upaya bersama memutus mata rantai penyebaran Virus Corona, sekaligus mendukung program Pemerintah maka sejumlah pejabat vertikal maupun non vertikal lingkup Pemerintah Kabupaten Tabalong melaksanakan Vaksinasi bertempat di Gedung Sarabakawa Tanjung.

Berita Lainnya
1 dari 273

Sasaran vaksin kali ini ditujukan kepada sejumlah kepala SKPD, Kepala Bagian, dan Camat yakni berjumlah sebanyak 50 orang, Pengadilan Negeri Tabalong sebanyak 28 orang, Pegawai Kantor Telkom sebanyak 2 Orang, Anggota PWI Tabalong, kru TV Tabalong dan Radio Suara Tabalong sebanyak 50 orang, Kejaksaan Negeri Tabalong sebanyak 45 Orang, Pengadilan Agama 24 Orang dan anggota Brimob juga di Vaksin pada pukul 11.00 wita.

Dari informasi di lapangan setelah vaksinasi untuk TNI POLRI hari itu vaksin ditujukan bagi petugas pelayan publik, yang kali ini sasarannya adalah para kepala SKPD jajaran Pemerintah Kabupaten Tabalong, kemudian para Camat, karyawan karyawati di Pengadilan Negeri, Pengadilan Agama, Kejaksaan, serta yang sering berhubungan dengan masyarakat yaitu para awak media atau para wartawan.

Pelaksanaannya dibagi jadwalnya, mulai pagi jam 08.30, istimasi selesainya diperkirakan jam 14.00 Wita. Terhitung sampai tanggal 08 Maret 2021 untuk Vaksinasi kepada tenaga kesehatan terlaksana sudah diatas target yaitu 102,9 persen atau 1.437 orang yang di Vaksin, kemudian untuk petugas pelayanan publik.

Pelaksanaan vaksinasi yang  mulai hari Sabtu mnggu sebelumnya tersebut sudah mencapai hasil 2, 6 persen atau sekitar 550 orang. Sedangkan untuk stok vaksin yang baru datang ada untuk 2.300 orang dan sebagaimana arahan dari dinas kesehatan provinsi, agar dihabiskan untuk dosis pertama saja, dan untuk dosis kedua akan dimintakan lagi. Adapun rencana vaksin yang jumlahnya 2.300 ini akan dibagi dua dan dihabiskan langsung di dosis pertama, sehingga tahap ini ada 2.300 sasaran yang bisa digunakan. (ros/K-6)
 

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya