TPS Kuripan Dibongkar, Warga Bingung Kemana Buang Sampah

Banjarmasin, KP – Satuan Tugas (Satgas) Normalisasi Sungai dan Penanggulangan Banjir (NSPB) Kota Banjarmasin memutuskan untuk membongkar Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Kuripan.

Pembongkaran tersebut dilakukan karena Bangunan TPS yang letaknya tepat di tepi badan Jalan Veteran dan di Samping Pasar Kuripan, Banjarmasin itu dinilai menghalangi aliran Sungai Veteran.

Pembongkaran TPS ini dilakukan tim sejak Senin (1/3) lalu. Berdasarkan pantauan Kalimantan Post di lokasi pembongkaran, Kamis (4/3) siang, petugas terlihat sudah melakukan pengerukan tanah untuk memperluas sungai Veteran.

Memang benar, sebagian areal bangunan TPS Kuripan berdiri dan menutupi aliran Sungai Veteran. Hal tersebut membuat aliran sungai terhambat.

Namun, hal itu justru menjadi persoalan baru. Usai TPS dekat Pasar Kuripan tersebut dibongkar, sejumlah warga Veteran saat ini kebingungan untuk membuang sampah.

Ketua RT 17, Gang Arif, Jalan Veteran, Kelurahan Sungai Bilu, Kota Banjarmasin, Abdullah meminta Pemko untuk segera mencarikan TPS alternatif terdekat, agar warga tak terlalu jauh untuk membuang sampah.

Pasalnya, dengan dilakukannya pembongkaran, warga ragu untuk membuang limbah hasil rumah tangga dan di kesehariannya kalau TPS tersebut masih dipergunakan atau tidak. Hal itu disebabkan belum tidak adanya sosialisasi tentang apa yang dibingungkan warga.

“Dari Pemko sendiri belum ada memberi tahu, TPS ini masih dipakai atau tidak. Kalau masih dipakai untuk menampung sampah dengan volume seperti biasa, takutnya sampah itu jatuh ke sungai dan kemungkinan akan meluber ke jalan,” ungkapnya saat ditemui awak media.

Selain itu, pria berusia 64 tahun itu mengaku, ada mendengar selintingan kabar bahwa TPS yang sampahnya sering menyebabkan kemacetan lalu-lintas di setiap malam itu akan ditutup dan dipindah ke lokasi lain.

Namun, ia masih belum mengetahui lokasi mana yang menjadi pengganti TPS Kuripan.

Berita Lainnya

Satgas Belum Rekomendasikan PTM

1 dari 3.201

“Karena biasanya kan membuang sampah di TPS Kuripan. Kalau misalkan itu dipindah, otomatis agak sulit membuang sampah. Pastinya jaraknya lebih jauh,” imbuhnya.

Karena itu, ia berharap adanya kontainer sampah yang diletakkan di sekitar lokasi pembongkaran untuk mengganti TPS Kuripan yang sudah dibongkar.

Sebab menurutnya, selain agar tidak membuang sampah ke TPS Gudang Kulit di Jalan Veteran yang jaraknya cukup jauh. Kontainer itu juga dinilai tidak akan membuat sampah berserakan sampai ke jalanan.

“Kalau bisa pakai kontainer aja, supaya sampah tidak meluber ke jalan. Tidak enak dilihat,” tandasnya.

Selain Abdullah, Nurliani, salah satu pemilik warung makan di sekitar lokasi itu juga menginginkan agar TPS Kuripan masih tetap ada.

“Dengan catatan ada petugas keamanannya. Jadi kalau ada yang membuang di luar jamnya, langsung ditegur,” ujarnya.

Tidak hanya itu, menurutnya kalau TPS Kutipan memang benar ditutup, ratusan masyarakat yang tinggal di sekitar TPS tersebut harus mengalah untuk menempuh jarak yang lebih jauh agar bisa membuang sampah ke TPS.

“Yang paling kasihan itu petugas kebersihan pasar dan warga di sini. Karena sepanjang Jalan Veteran dan Kampung Melayu tidak ada TPS,” tambah wanita berusia 53 tahun itu.

Hal berbeda diungkapkan oleh Udin. Juru Parkir roda dua di Pasar Kuripan itu senang dengan adanya pembongkaran TPS.

“Kotor mas, apalagi kalau malam bisa sampai ke jalan,” cetus pria berusia 40 tahun itu.

Menurut warga Kelurahan Sungai Lulut itu, dengan adanya pembongkaran ini bisa menunjukkan bahwa Pemko benar-benar serius menangani banjir.

“Buktikan kalau Banjarmasin ini memang kota yang bersih,” tutupnya. (Zak/KPO-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya