Balai Jalan Diminta Pacu Proyek Jembatan Alalak 1

Berita Lainnya
1 dari 3.211

Banjarmasin, KP – Ketua Fraksi PKS DPRD Kalsel, H Ardiansyah meminta Balai Jalan untuk memacu pengerjaan proyek pembangunan Jembatan Alalak 1 agar sesuai jadwal, sehingga arus lalu lintas Jalan Trans Kalimantan berjalan lancar.
Apalagi, pembangunan jembatan Alalak 1 yang menghubungkan Banjarmasin dan Alalak Batola dan diperkirakan pada Juli 2021 ini badan jembatannya sudah tersambung.
“Rencananya, akhir 2021 sertifikatnya dikeluarkan Kementerian PU dan Perhubungan, sehingga jembatan sudah bisa dioperasionalkan,” kata Ardiansyah.
Jika sertifikatnya sudah keluar akhir 2021, maka pada awal 2022 jembatan diperkirakan sudah bisa dilewati masyarakat.
Ardiansyah mengatakan, pihaknya sudah melakukan kunjungan dan cek lapangan proyek Jembatan Alalak 1, termasuk berbicara dengan konsultan proyek, Balai Pelaksanan Jalan dan pelaksana teknis di lapangan.
“Kita mengharapkan pekerjaan proyek ii sudah jadwal, mengingat Jembatan Alalak 1 ini sangat vital bagi kelancaran arus barang dan orang ke wilayah Kalsel maupun Kalteng,” tambah anggota Komisi III DPRD Kalsel ini.
Selain proyek Jembatan Alalak 1, Ardiansyah menambahkan, pihaknya juga meminta percepatan penyelesaian dua jembatan lainnya, yang ambruk di terjang banjir pada awal tahun 2021 lalu.
“Kita menginginkan perbaikan Jembatan Salim di Kecamatan Matraman di Kabupaten Banjar dan Jembatan Pabahanan di Tanah Laut bisa segera diselesaikan,” jelas Ardiansyah.
Diakui, kedua jembatan yang hancur akibat banjir lalu sangat vital bagi kelancaran transportasi di Kalsel, bahkan kemacetan lalu lintas yang terjadi di kawasan handil bakti tersebut juga dampak tidak bisa dioptimalkannya Jembatan Salim untuk angkutan barang ke kawasan Banua Anam maupun provinsi tetangga.
Lebih lanjut, Ardiansyah juga mendesar agar Balai Jalan dan Dinas Perhubungan bisa segera mengoperasionalkan Jembatan Alalak 1 lama agar bisa mengurangi kemacetan lalu lintas.
“Kemarin, kepala balai meminta waktu untuk perbaikan Jembatan Alalak 1 yang lama, agar aman digunakan untuk kendaraan roda dua maupun mobil pribadi,” jelasnya. (lyn/KPO-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya