Bingka H Thambrin, Tembus Hingga Brunei dan Malaysia

Banjarmasin, KP – Setiap datang bulan Ramadan, kue khas Banjar yang satu ini selalu menjadi buruan warga di Kalimantan Selatan untuk dijadikan menu saat berbuka puasa.

Kue ini sangat populer, dan menjadi salah satu jajanan yang selalu dicari orang ketika berkunjung ke kota Seribu Sungai untuk dijadikan oleh-oleh. Ya, namanya Wadai (Kue) Bingka.

Dari sekian banyak brand kue dengan citarasa manis dan bertekstur lembut ini, salah satunya adalah Bingka H Thambrin, yang cukup dikenal di Banjarmasin.

Muhammad Raffi, pengelola rumah produksi Bingka H Thambrin menuturkan, saat ini pihaknya hanya menjual 3 varian rasa saja, yakni Bingka Kentang, Bingka Kentang mix Keju, dan Bingka Kentang mix Tape (Tapai). Semua varian dibanderol harga Rp 45.000 per biji.

“Sekarang, kami hanya fokus pada 3 rasa itu saja, karena lebih diminati masyarakat. Sebelumnya, ada banyak varian rasanya,” ungkap Raffi, saat ditemui di rumah produksi Bingka H Thambrin, Jalan Sultan Adam/SMA 5 RT 13 No 6, Komplek Pondok Merpati, Banjarmasin Utara, Senin (19/4).

Hanya saja, lanjut Raffi, bulan Ramadan di tengah pandemi Covid-19 ini, tingkat penjualan kue Bingka menurun drastis bila dibandingkan masa normal sebelum wabah virus Corona mewabah.

“Pada awal pandemi Covid-19 tahun 2020 lalu, kami hanya mampu menjual sekitar 600 kue Bingka saja dalam sehari,” ujarnya kepada Kalimantan Post.

Berita Lainnya
1 dari 867

Kondisi ini, lanjut Raffi, sangat jauh berbeda jika dibandingkan dengan sebelum pandemi Covid-19 melanda. Di mana, dalam sehari Bingka H Thambrin bisa terjual mulai 1.500 sampai 2.000 kue dalam seharinya.

Dia bersyukur, keadaaan berangsur membaik saat memasuki Ramadan tahun 2021. Penjualan kue Bingka Thambrin mulai menunjukkan grafik peningkatan.

“Alhamdulillah, tahun ini penjualan sudah mulai naik. Dalam sehari, rata-rata kami bisa memproduksi 1.000 kue Bingka. Lumayan lah, ada peningkatan dibanding tahun lalu,” ucapnya.

Untuk memudahkan pelanggan setianya dalam pembelian, Bingka H Thambrin yang telah beroperasi sejak 2003 ini memiliki beberapa reseller yang tersebar di beberapa wilayah di Banjarmasin.

“Kita memiliki 8 reseller, seperti di Jalan Sultan adam, Komplek kadar permai VI, Jalan A yani II, Jalan pengambangan, Jalan Mawar, Jalan Veteran, Handil Bakti, dan di Jalan A Yani Km 7. Jadi, pelanggan lebih mudah kalau ingin beli Bingka,” sebut Raffi.

Tak hanya dibeli warga Banjarmasin dan sekitarnya saja, Bingka H Thambrin ternyata juga diminati oleh warga yang bermukim di luar Banua.

“Iya, sering dibawa sebagai oleh-oleh khas dari Banjarmasin. Banyak orang yang membawa ke berbagai daerah di tanah air, bahkan sampai ke luar negeri. Dulu, sebelum pandemi, banyak warga Banjarmasin yang sering ke Brunei dan Malaysia saat Ramadan. Nah Bingka H Thambrin ini yang dijadikan oleh-oleh,” pungkas Raffi. (opq/K-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya