Menteri Hukum dan HAM Berikan Donasi Melalui Kanwil Kemenkumham Kalsel, Fokus Pada Penanganan Pasca Banjir

Banjarmasin, KP – Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Kalimantan Selatan kembali menerima bantuan berupa donasi untuk penanganan pasca bencana banjir yang terjadi di Kalimantan Selatan melalui program “Kumham Peduli, Kumham Berbagi”.

Bantuan yang disampaikan langsung oleh Yasonna Laoly selaku Menteri Hukum dan HAM kepada Tejo Harwanto selaku Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kalimantan Selatan bertepatan dengan pelaksanaan kegiatan peresmian dan penandatanganan prasasti Desa/Kelurahan Sadar Hukum yang dilaksanakan di Palu, Sulawesi tengah pada hari Senin, (12/4).

Tidak hanya memberikan bantuan kepada Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Kalimantan Selatan, dalam kesempatan tersebut, Yasonna menyerahkan bantuan bencana alam berupa donasi uang tunai kepada empat Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM yaitu Kakanwil Kalimantan Selatan (Rp 150 juta) dan Sulawesi Barat (Rp 150 juta) diserahkan secara langsung oleh Yasonna, sementara bantuan kepada Kakanwil Nusa Tenggara Timur (Rp 300 juta) dan Nusa Tenggara Barat (200 juta) diberikan secara virtual oleh perwakilan dari Kemenkumham.

Berita Lainnya
1 dari 2.771

Tejo Harwanto selaku Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Kalimantan Selatan yang berhadir langsung untuk menerima bantuan dari Menteri Hukum dan HAM RI menyampaikan bahwa donasi yang diberikan akan segera disalurkan sesuai dengan amanat pimpinan untuk dapat membantu melakukan pemulihan untuk korban bencana banjir yang terjadi di Kalimanan Selatan.

“Bantuan donasi yang kita terima dari Menteri Hukum dan HAM akan segera kita salurkan sesuai dengan amanah dari Pak Menteri, khususnya untuk meringankan beban korban bencana banjir yang terdampak baik itu dilingkungan internal Kemenkumham maupun pihak eksternal atau masyarakat umum,” ucapnya.

Tejo juga menyampaikan bahwa program “Kumham Peduli, Kumham Berbagi” merupakan respon tanggap bencana yang dilakukan oleh Kementerian Hukum dan HAM untuk dapat membantu dan meringankan beban korban bencana alam diseluruh Indonesia, bukan hanya di Kalimantan Selatan.

“Kita mengetahui dalam beberapa waktu terakhir ini bukan hanya di Kalimantan Selatan yang mengalami bencana, tetapi saudara-saudara kita di provinsi lain seperti Sulawesi Barat dan yang baru saja terjadi bencana alam di NTT serta NTB merupakan duka kita bersama. Karenanya kita harus merapatkan barisan, saling bahu-membahu untuk dapat meringankan beban para korban,” pungkasnya. (KPO-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya