Ibnu-Arifin Harap Tak Ada Lagi Gugatan

Banjarmasin, KP – Calon Wali Kota Banjarmasin nomor urut 2, Ibnu Sina berharap tak ada lagi gugatan dari kandidat lain yang berlaga di Pilwali Banjarmasin tahun 2020. Baik dalam proses pelaksanaan Pemungutan Suara, atau yang lain

Bukan tanpa alasan, menurutnya, harapan tersebut tidak lain bertujuan agar seluruh tahapan dari kontes perebutan kursi komando di Pemerintah Kota Banjarmasin ini bisa berjalan sesuai dengan waktu yang sudah ditentukan.

“Semoga tidak ada gugatan lagi, selain untuk menjaga suhu perpolitikan di Banjarmasin, ini juga bertujuan agar seluruh tahapan bisa berjalan sebagaimana mestinya,” ucapnya saat ditemui awak media, Senin (03/05) di sela kegiatan sahur bersama pengurus YN’S Center.

Pasalnya, saat ini proses rekapitulasi tingkat kota serta rapat pleno terbuka Pemilihan Suara Ulang (PSU) Pilwali 2020, sudah dilaksanakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada, Minggu (02/05) kemarin.

Diketahui, meski sudah melalui proses PSU, hasil rekapitulasi dan penetapan penghitungan suara di tingkat kota masih dimenangkan oleh sang petahana.

Terhitung dari hasil suara keseluruhan di 5 kecamatan di Kota Banjarmasin, Pasangan Calon (Paslon) nomor urut 2 yakni Ibnu Sina – Arifin Noor, meraup sebanyak 89.378 suara.

Sedangkan sang rivalnya, yakni paslon nomor 4 Ananda – Mushaffa Zakir, memperoleh 81.262 suara. Selisih 8.116 suara dari paslon nomor 2.

Sementara di posisi ketiga, ada paslon nomor urut 01, Abdul Haris Makkie – Ilham Nor dengan perolehan 34.875 suara. Dan di posisi terakhir ada paslon nomor urut 3, Khairul Saleh – Habib M Ali Alhabsyi dengan perolehan 29.926 suara.

Berita Lainnya

PPKM Level IV Dilanjutkan Sampai Tanggal 8

Siapkan Khotbah Khusus dan Pemusatan Isolasi

1 dari 3.230

Terkait hal tersebut, Ibnu Sina mengaku sangat bersyukur atas perolehan dukungan masyarakat yang saat ini ia capai. Termasuk hasil rapat pleno terbuka oleh KPU kemarin.

“Kami bersyukur proses PSU ini telah selesai dan hasil rekap KPU sudah diplenokan tadi malam,” ungkapnya.

Ia berharap, kedepannya proses tersebut bisa dilanjutkan ke tahap penetapan oleh KPU Kota Banjarmasin, sembari menunggu waktu kurang lebih 3 sampai 5 hari, hingga proses di DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), agar mendapatkan Surat Keputusan (SK) dari Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Karena menurut kami Pemerintahan Kota Banjarmasin ini harus berjalan. Warga kota sudah terlalu lama menunggu hasil Pilkada,” ujar pria dengan sapaan Ibnu itu.

Pasangan dari Arifin Noor tersebut juga berharap, dengan spirit Ramadhan ini, pihaknya dapat menyelesaikan persoalan pilkada sehingga kepemimpinan Kota Banjarmasin bisa segera dilanjutkan.

“Mudah mudahan di Banjarmasin Baiman jilid 2, yang lebih bermartabat, dilanjutkan. Karena waktu kita tidak banyak hanya, hanya 3,5 tahun untuk mewujudkan visi, misi itu,” bebernya.

Ia melanjutkan, adapun pekerjaan rumah yang sudah ada didepan yang harus diatasi yakni mengenai Covid-19 dan penanganan pasca banjir masih tetap menjadi agenda utama.

“Bukan itu saja, UMKM dan ekonomi kita juga harus bisa pulih, serta persoalan sosial harus bisa diatasi dengan baik,” pungkasnya. (Zak/K-3)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya