Pascalebaran, Pemkab Balangan Antisipasi Lonjakan COVID-19

Paringin, KP – Pemerintah Kabupaten Balangan terus melakukan berbagai upaya guna mengantipasi lonjakan kasus COVID-19 di wilayah setempat setelah Lebaran 1442 hijriah/2021 Masehi.

Diketahui, sebelum lebaran kemarin Pemkab Balangan telah menggelar rakor penanganan Covid-19 di tingkat desa dan kelurahan, dalam rangka perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berskala mikro.

Dari hasil rakor tersebut Pemkab meminta aparat desa berperan aktif melaporkan setiap tamu dari luar daerah yang masuk ke wilayahnya ke Satgas COVID-19 untuk mengantisipasi lonjakan pasien virus corona setelah lebaran.

Kepala Dinas Kesehatan Balangan, Erwan Mega Karya Latif mengatakan, selama lebaran pihaknya lebih ketat mengawasi setiap tamu yang masuk dari luar daerah ke Kabupaten Balangan dengan melibatkan seluruh unsur mulai dari desa, kecamatan hingga kabupaten.

“Lebih lagi pasca lebaran ini, saya minta unsur muspika dan aparat desa lebih aktif melaporkan setiap warga atau tamu yang datang dari luar daerah, kepada Satgas COVID-19, dengan begitu lonjakan pasien COVID-19 dapat kita redam,” katanya saat dihubungi awak media, Minggu (16/05).

Selain itu tambah dia, semua tenaga kesehatan juga sudah siap, untuk mengantisipasi adanya lonjakan setelah lebaran tersebut dengan menyiagakan seluruh Puskesmas di setiap kecamatan.

Berita Lainnya

Bupati Pantau Vaksinasi di SMPN 1 Paringin

1 dari 525

Mantan Dirut RSUD Balangan ini juga berharap, seluruh upaya antisipasi tersebut, akan mampu menekan kemungkinan terjadinya lonjakan kasus COVID-19 setelah lebaran.

“Seperti yang disampaikan bupati, kalau ada tamu dari luar, pihak Muspika dan perangkat desa harus aktif untuk melaporkannya, karena mereka yang lebih mengetahui kondisi di desanya masing-masing,” ujarnya.

Sementara, Direktur Utama RSUD Balangan Dr Ferry menyampaikan, sampai saat ini belum ada lonjakan pasien COVID-19 di Kabupaten Balangan setelah lebaran.

Namun demikian, kata dia, pihaknya tetap waspada dengan berbagai kemungkinan tersebut, antara lain menyiapkan tambahan tempat tidur.

“Mengantisipasi lonjakan pasien, kita situasional saja. Untuk saat ini total tempat tidur untuk pasien COVID-19 sebanyak 43 unit, kalau misalkan ada lonjakan setelah lebaran ini, akan kita tambah lagi tempat tidurnya,” katanya.

Berdasarkan data dari Satuan Tugas Percepatan, Pengendalian dan Penganganan COVID-19 Pemprov Kalimantan Selatan, sejak Jumat (14/5) hingga Sabtu (15/5) 2021, COVID-19 di Kabupaten Balangan tidak ada penambahan kasus.

Hingga kini jumlah kasus maupun yang dirawat masih sama, yaitu positif sebanyak 1.640 orang, sembuh 1.573 orang, dirawat 32 orang dan meninggal dunia 35 orang. Sedangkan yang dinyatakan suspek sebanyak lima orang. (rls/K-6) 

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya