Pembangunan TPA Bongkang, Betul Terkait Kebutuhan Masyarakat

Tanjung, KP – Terkait dengan pemindahan Ibu Kota Negara (IKN), Kabupaten Tabalong adalah masa depan Kalimantan Selatan (Kalsel), dibangunnya Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bongkang oleh Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Kalimantan Selatan Kementerian PUPR Direktorat Jenderal Cipta Karya betul-betul terkait dengan kebutuhan masyarakat.

Hal itu, diungkapkan Bupati Tabalong Drs H Anang Syakhfiani M.Si, saat penyerahan secara simbolis aset TPA Bongkang oleh Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Kalimantan Selatan Kementerian PUPR Direktorat Jenderal Cipta Karya kepada Pemerintah Kabupaten Tabalong, belum lama tadi di Aula Pendopo Bersinar Tanjung.

Menurut Anang dalam sambutannya mengatakan, bantuan dari pihak BPPW Kalsel selama ini cukup banyak untuk Kabupaten Tabalong terlebih-lebih dua terakhir ini. “Semua itu dikarenakan pihak BPPW mengerti bahwa Tabalong masa depan Kalimantan Selatan, dan yang dibangun oleh pihak Balai adalah infrastruktur yang betul-betul terkait dengan kebutuhan masyarakat termasuk diantaranya TPA dan sebagainya,” ujarnya.

“Oleh karena itu kami menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak BPPW Kalsel dan kami berharap, perhatian terhadap Tabalong terus dilanjutkan, bahkan lebih ditingkatkan lagi, karena kedepan Kalimantan Selatan adalah daerah penyangga IKN yang secara langsung adalah Tabalong,” demikian pungkas Anang.

Berita Lainnya

Putra Daerah Resmi Pimpin Polres Tabalong

Angka Kesembuhan Covid-19 Tabalong Meningkat

1 dari 275

Sementara itu, Kepala BPPW Kalsel Dardjat Widjunarso mengatakan, BPPW Kalsel yang sebelumnya Balai Prasarana Jalan Nasional, Balai Wilayah Sungai dan sekarang BPPW Kalimantan Selatan yang baru dibentuk sekitar dua tahun lalu, “saat sekarang ini kita sudah bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Kalsel beserta 13 kota/kabupaten se Kalimantan Selatan,” ujarnya.

“Hari ini, kami akan menyerahkan barang milik negara dari Kementerian PUPR kepada Pemerintah Kabupaten Tabalong, dan pada saat ini nilai aset yang akan diserahkan dengan total Rp46 miliar dan ini tahun perolehan sampai dengan Tahun 2020. Kemudian di tahun 2021 sedang melakukan beberapa paket pekerjaan yang nantinya setelah selesai akan diserahterimakan kepada Pemerintah Kabupaten yang bersangkutan,” ujar Dardjat Widjunarso.

Untuk serah terima barang milik negara hari ini, lanjut Dardjat Widjunarso, pihaknya akan menyerahkan lahan, alat pekerjaan untuk Pembangunan Tempat Pengelolaan Sampah di Bongkang dengan nilai Rp11,45 miliar dan sudah selesai dikerjakan.

“Pemerintah Kabupaten Tabalong telah berkoordinasi kembali dengan pihak Banggar untuk meminta dilaksanakan pembangunan TPA Bongkang tahap dua yang saat ini telah dimulai dengan persiapan pembuatan studi kajian pengembangan TPA Bongkang yang akan dijadikan APBD dan nanti di tahun 2022 akan dilanjutkan dengan proses fisiknya, dan ini tentunya akan kita bahas kembali dengan Direktorat Jenderal Cipta Karya,” demikian pungkas Dardjat Widjunarso.

Untuk diketahui, penyerahan aset tersebut dalam rangkaian kegiatan Studi Komparasi Badan Anggaran DPRD Provinsi Kalsel dalam rangka sinkronisasi penyusunan dan pelaksanaan APBD.

Pada kegiatan tersebut dilaksanakan penandatanganan naskah hibah barang milik negara dari Dirjen Cipta Karya kepada Pemkab Tabalong yang disaksikan Ketua DPRD Provinsi Kalsel. (ros/K-6)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya