Sesuaikan PPKM, Jam Operasional Pasar Tungging Dibatasi

Banjarmasin, KP – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin bersama bersama pihak pengelola Pasar Tungging Belitung, sepakat untuk membatasi jam operasional dari pasar yang berlokasi di Jalan Belitung Darat, Kelurahan Kuin Cerucuk, Kecamatan Banjarmasin Barat itu.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar mengatakan bahwa pihaknya sudah menerapkan pembatasan jam operasional tersebut sejak Minggu (9/5) kemarin malam.

“Kemarin malam sudah diberlakukan, jadi mulai jam 9 malam para pedagang sudah mulai mengemasi barang dagangannya. Jadi jam 10 malam sudah tidak ada lagi aktivitas jual-beli,” ucapnya saat dihubungi awak media melalui sambungan telepon, Senin (10/05) siang.

Tidak hanya waktu tutupnya saja. Jam buka dari pasar tersebut juga sudah ditentukan. Yakni pukul 15.00 WITA atau jam 3 sore.

“Biasanya mereka (pedagang Pasar Tungging) buka mulai jam 2 siang sampai jam 10 malam. Bahkan ada beberapa pedagang yang buka sampai jam 11 malam,” imbuhnya.

Ia menjelaskan, kebijakan tersebut bakal dijalankan sampai penerapan Pemberlakuan Pembatasan kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro selesai. Yaitu sampai tanggal 24 Mei mendatang.

“Yang pasti kita menyesuaikan dengan PPKM Mikro,” ujarnya singkat.

Pria dengan sapaan Tezar itu membeberkan, keputusan tersebut merupakan kesepakatan yang didapat dari hasil musyawarah Pemko Banjarmasin bersama petugas TNI-Polri dan pihak pengelola pasar.

Berita Lainnya
1 dari 2.986

Alhasil, mau tidak mau para pedagang yang mayoritas termasuk kategori pedagang sekunder harus mengikuti kebijakan tersebut.

Sehingga, dalam proses pertemuan kemarin malam yang dilakukan pihaknya mengenai dibatasinya jam operasional pasar tersebut bisa berjalan mulus walaupun ada sedikit keberatan dari pedagang.

“Mereka maunya bisa diberi waktu lebih lama berjualan, apalagi sekarang ini mendekati momen lebaran. Jadi pasti dimanfaatkan banyak warga untuk membeli pakaian yang dikenakan di hari kemenangan nanti,” ungkapnya.

Lalu, bagaimana Disperdagin bisa memastikan bahwa kebijakan tersebut bisa berjalan sebagaimana mestinya?

Terkait hal itu, Tezar mengklaim bahwa pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak Binmas Polsek Banjarmasin Barat, Babinsa Koramil Banjarmasin Barat dan Satpol PP Kota Banjarmasin untuk selalu mengingatkan para pengunjung dan pedagang ketika batas waktu yaitu pukul 21.00 WITA harus sudah menutup lapak dagangannya.

“Pihak pengelola Pasar Tungging juga sudah bekerjasama dengan baik untuk menjalankan peraturan yang membatasi jam buka ini. Mereka termasuk pengelola pasar yang sangat kooperatif,” pungkasnya.

Sementara itu, Penjabat (Pj) Wali Kota Banjarmasin, Akhmad Fydayeen membenarkan hal tersebut. Namun ia mengaku baru saja menerima laporan terkait adanya pembatasan aktivitas jual beli di salah satu pasar favorit warga Banjarmasin itu.

“Baru pagi tadi kita dapat laporan dari dinas teknis terkait,” ucapnya saat ditemui awak media

Menurutnya, selain menjalankan kebijakan PPKM, pembatasan jam operasional itu juga bertujuan untuk mengurangi aktivitas warga yang mulai memadat belakangan terjadi di pasar tersebut.

“Memang karena pasar itu menimbulkan kerumunan. Jadi Kita sesuaikan dengan kebijakan PPKM, makanya ada pembatasan untuk waktu beroperasinya,” tandas pria dengan sapaan Dayeen itu. (Zak/KPO-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya