Di Pasar Cempaka, Tersedia Barang Elektronik, Hingga Jasa Reparasi

Banjarmasin, KP – Keberadaan Pasar Cempaka di Jalan Pangeran Samudera Banjarmasin yang sudah puluhan tahun tak asing lagi bagi warga Banua.

Di sana, berbagai barang elektronik juga dijual oleh para pedagang. Merknya pun bermacam-macam, tak kalah dengan yang dijual di toko-toko elektronik ternama di Kota Seribu Sungai.

Tak hanya penjual, di Pasar Cempaka ini juga banyak ditemui jasa perbaikan barang-barang elektronik, mulai dari radio, speaker, kipas angin, televisi hitam putih hingga keluaran masa kini yakni LCD dan LED.

Setiap barang elektronik tentu ada masa ketahanannya dan tidak lepas dari ancaman kerusakan. Namun, beberapa jenis kerusakan masih dapat diperbaiki, asalkan spare partnya masih banyak dijual.

Jasa perbaikan elektronik di kawasan Pasar Cempaka ini mudah ditemui, banyak mekanik yang berpengalaman. Jani misalnya, yang sudah belasan tahun menekuni usaha reparasi barang elektronik di salah satu pusat perbelanjaaan legendaris ini.

“Hampir semua benda elektronik bisa saya perbaiki, seperti televisi, kipas angin dan yang lainnya. Memang profesi ini tak semua orang bisa, sebab harus mempunyai keahlian khusus,” ujarnya, Kamis (3/6).

Berita Lainnya
1 dari 922

Untuk tarif, lanjut Jani, menyesuaikan tingkat kesulitan perbaikan dan harga spare part yang perlu diganti. “Kalau tak ada spare part yang diganti, harganya tentu lebih murah, cukup membayar biaya jasa perbaikannya saja,” kata dia.

Selain peralatan elektronik rumah tangga, banyak pula kios yang memberikan layanan penjualan dan perbaikan alat komunikasi radio transmiter. Biasanya, orang mengenal dengan sebutan handy talky (HT) dan radio rig.

Seperti Fahrurrazi, yang menjual sekaligus melayani perbaikan alat radio komunikasi tersebut. Menempati kios berukuran tak terlalu besar di salah satu lorong, di lantai dasar Pasar Cempaka.

Bermacam merk handy talky atau radio rig tersedia di lapaknya, sepert merk Icom, Alinco dan Kenwood. Termasuk dengan penjualan sparepartnya, contohnya petiti, kabel spiral dan penal. Tak hanya menjual, Fahrurrazi juga piawai mereparasi.

“Biasanya yang sering rusak itu penalnya dan harus diganti, atau bisa juga mati total. Setiap harinya ada saja konsumen yang datang beli spare part atau menyervis radio komunikasinya,” katanya lagi.

Hanya saja, ia menambahkan, selama pandemi Covid-19 ini omzetnya turun hingga 30 persen lebih. Meski begitu, Fahrurrazi tetap optimis, dan berharap pagebluk ini segera berakhir.

“Mudahan cepat berlalu pandemi ini, biar usaha dan perekonomian kita makin membaik,” pungkasnya. (opq/K-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya