Kadin Kota Banjarmasin Diharapkan Berkolaborasi dan Bersinergi dengan Pemerintahan

Banjarmasin, KP – Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Kota Banjarmasin menggelar Musyawarah ke VII di salah satu hotel di Jalan Pangeran Antasari, Banjarmasin, Rabu (23/6).

Ketua Caretaker Kadin Banjarmasin, H Edi Sucipto, mengatakan, pihaknya selalu berupaya untuk bersinergi semaksimal mungkin dengan pemerintah Kota Banjarmasin dan Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

“Kita selalu mendorong bahwa organisasi Kadin merupakan partner pemerintah, agar dapat terus berhubungan baik dan saling mengisi demi kemajuan kota Banjarmasin dan Provinsi Kalsel,” ungkapnya.

Sedangkan, Ketua Panitia, H Saridi Salimin, menyampaikan, hingga saat ini anggota Kadin Kota Banjarmasin yang tercatat ada sebanyak 77 perusahaan. Dan, dari hari ke hari, minat perusahaan untuk bergabung dengan Kadin juga semakin luar biasa.

“Pada musyawarah kali ini juga akan dihelat pemilihan ketua Kadin Kota Banjarmasin. Semua anggota sudah kita undang dan berhak memilih sesuai aturan yang berlaku dan AD/ART. Persoalan menggunakan hak pilihnya atau tidak kita kembalikan kepada masing-masing perusahaan,” terangnya.

Sementara itu, M Syaripuddin atau biasa disapa Bang Dhin, selaku Wakil Ketua Bidang Ekonomi dan Kreatif Kadin Provinsi Kalsel, berharap Kadin Kota Banjarmasin harus bisa berkolaborasi dan bersinergi dengan pemerintah kota Banjarmasin dan Pemerintah Provinsi Kalsel.

“Di tengah pandemi Covid-19 ini, sebagai pengusaha dituntut untuk terus berinovasi dan lebih kreatif lagi, agar bidang usaha yang digeluti teman-teman di Kadin Banjarmasin bisa berjalan dengan baik. Dan, itu juga menjadi tantangan bagi ketua Kadin terpilih nanti,” ucapnya.

Selain itu, Wakil Ketua DPRD Kalsel ini juga mengatakan, tantangan pimpinan Kadin Banjarmasin nanti harus bisa merangkul semua pengurus dan asosiasi.

Berita Lainnya
1 dari 863

“Ini tantangan bagi ketua terpilih. Karena, harus berusaha ekstra luar biasa di tengah tantangan pandemi dan lesunya ekonomi di Indonesia, khususnya di Banjarmasin dan Kalimantan Selatan,” tandasnya.

Ia menambahkan, ada 4 jenis usaha yang mampu bertahan di saat pandemi Covid-19, yakni perdagangan, pertanian, konstruksi dan pertambangan. Menurutnya, peluang ini harus bisa ditangkap oleh teman-teman di Kadin Banjarmasin. Apalagi, adanya kemudahan-kemudahan untuk berusaha yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat.

“Saya ucapkan, selamat melaksanakan musyawarah. Semoga mendapatkan pemimpin yang terbaik, yang benar-benar bisa merangkul semua pihak dan saling memajukan pengurus Kadin Kota Banjarnasin,” ujar Bang Dhin.

Dalam musyawarah yang mengangkat tema Sinergitas Kadin dengan pemerintah Kota Banjarmasin dalam rangka mendorong kreatifitas inovasi dan produktivitas dunia usaha dan UMKM dalam era pandemi Covid-19 tersebut, terpilih secara aklamasi Muhammad Akbar Utomo Setiawan sebagai Ketua Kadin Kota Banjarmasin.

Kepada awak media, Akbar mengungkapkan, PR Kadin kota Banjarmasin di masa pandemi yang menyebabkan anjloknya perekonomian ini, yakni mengangkat sektor dari yang paling kecil dulu seperti UMKM, kemudian perlahan naik menyasar pada level perusahaan.

“Saat ini, bertahan saja sudah cukup bagus. Bisnis kuliner menjadi salah satu sektor yang bisa bertahan di tengah pandemi. Kita akan bekerjasama dan bersinergi dengan pemerintah kota melalui dinas-dinas terkait untuk meningkatkan kualitas mereka, seperti dalam penjualan dan promosinya,” jelas pengusaha cetering ini.

Kata Akbar, di tengah pandemi, bisnis kuliner juga mengalami penurunan cukup signifikan. Jika dihitung prosentase berkisar antara 30 persen hingga 40 persen.

“Namun, usaha kuliner masih bisa bertahan dibanding sektor-sektor yang lain.
Dalam Kadin Kota Banjarmasin sendiri, ada 30 persen yang menggeluti sektor UMKM,” ungkapnya.

Bagi UMKM yang bergerak di bidang kuliner, Akbar pun berbagi tips bagaimana usaha tetap bisa eksis di tengah pandemi Covid-19.

“Karena kita menjual jasa, kita harus bisa memberikan pelayanan yang terbaik. Paling tidak, kita bisa mempertahankan kualitas kita. Menjaga dari segi rasa, termasuk dari sisi harga agar tetap bisa terjangkau oleh masyarakat luar,” pungkas owner Catering Mandala ini. (opq/KPO-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya