Optimalisasi Pungutan PAD, Anang Kukuhkan Tim

Tanjung, KP – Merupakan upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemkab) Tabalong mengoptimalkan penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) lakukan pengukuhan tim optimalisasi dan yustisi pemungutan pajak daerah dan retribusi daerah Kabupaten Tabalong tahun 2021.

Kegiatan tim optimalisasi dan yustisi pemungutan pajak daerah dan retribusi daerah Kabupaten Tabalong tahun 2021.yang dilaksanakan di Hotel Aston Tanjung belum lama tadi tersebut langsung dilakukan oleh Bupati Tabalong Drs H Anang Syakhfiani M.Si, dengan disaksikan beberapa unsur terkait lainnya.

Dalam arahannya hari itu, Bupati Tabalong ini berharap agar anggota yang tergabung dalam tim optimalisasi dan yustisi pemungutan pajak daerah dan retribusi daerah Kabupaten Tabalong tahun 2021 bisa bekerja secara optimal, “terlebih di saat pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) seperti saat ini, karena tahun ini dengan dikukuhkannya tim optimalisasi dan yustisi pemungutan pajak daerah dan retribusi daerah dilengkapi juga dengan keterlibatan unsur Muspika di tiap kecamatan,” harapnya.

“Keberadaan tim optimalisasi dan yustisi yang baru dikukuhkan ini tentu sangat mendukung dalam upaya peningkatan Pendapatan asli daerah Kabupaten Tabalong,” demikian pungkas H Anang Syakhfiani.

Berita Lainnya
1 dari 288

Sementara itu, Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kabupaten Tabalong Drs H Erwan SH MAP menyampaikan, tahun anggaran 2020, atau awal masa pandemi, realisasi PAD memang hampir bisa mencapai target dengan realisasi 88,47 persen dan ada beberapa jenis pajak daerah sampai akhir tahun lalu di atas 100 persen,” ujarnya.

“Tetapi target dari realisasi yang dicapai itu hasil rasionalisasi atau revisi penyesuaian kondisi pandemi Covid-19 dan jauh di bawah potensi, sehingga perlu adanya optimalisasi pendapatan terlebih target PAD tahun 2021 ini lebih besar dari Tahun 2020,” terang Erwan.

Pihak Pemkab Tabalong sendiri melalui instansi yang ia pimpin akan terus melakukan terobosan pelayanan untuk memudahkan masyarakat dalam membayar PBB-P2 bisa melalui Bank Kalsel, Bank Mandiri, Loket pembayaran pada BPPRD, aplikasi GOJEK atau Gopay, dan Aplikasi E-Commerce seperti Tokopedia, OVO, Dana dan Link Aja.

Termasuk dalam kegiatan hari itu, adalah dalam rangka mengoptimalkan penerimaan PAD tanpa memberatkan para wajib pajak atau masyarakat, serta untuk meningkatkan kerjasama dengan para pemangku kepentingan dan stakeholders dalam mendukung tercapainya target penerimaan daerah dari sektor pajak dan retribusi daerah melalui intensifikasi dan ekstensifikasi, serta, untuk sinkronisasi data wajib pajak antara pemerintah Kabupaten Tabalong dengan pemerintah pusat melalui kantor wilayah direktorat jenderal pajak Kalimantan Selatan (Kalsel).

Kegiatan tersebut melibatkan unsur Forkopimda Tabalong, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Kalsel dan Kalteng, Kepala Kantor Pelayanan Pajak Pratama Tanjung, seluruh Camat, Danramil, Kapolsek, pimpinan SKPD yang tergabung dalam Tim Optimalisasi dan Yustisi setempat. (ros/K-6)
 

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya