Peran Masyarakat Tentukan Keberhasilan Program Sanitasi

Banjarmasin, KP – Anggota DPRD Kota Banjarmasin Yunan Chandra mengatakan. peran serta masyarakat merupakan aspek penting dalam pengelolaan lingkungan. Terutama dalam melaksanakan program perbaikan sanitasi.

“Menyadari pentingnya aspek ini pengelolaan sanitasi perkotaan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi juga harus didukung partisipasi masyarakat,” kata Yunan Chandara yang juga anggota Panitia Khusus (Pansus) penyusunan Raperda Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pengelolaan Air Limbah Domestik Kota Banjarmasin ini.

Kepada KP Kamis (24/6/2021) ia mengatakan tanggung jawab pemerintah dalam hal ini adalah menyediakan sarana dan fasilitas sanitasi yang dikelola secara profesional.

Sementara tandasnya masyarakat mendukung penuh apa yang telah dilakukan pemerintah seperti berlangganan pengolahan air limbah domestik.

Menurut Yunan Chandra, dukungan dan partisipasi masyarakat membuat pengelolaan sanitasi berjalan sesuai harapan.

Menyinggung perubahan PD PAL menjadi Perumda Yunan Chandra, berharap nantinya mampu meningkatkan pelayanan. Terutama pada di wilayah jaringan perpipaan yang sudah di bangun .

Di samping itu, lanjutnya, sosialisasi juga harus gencar dilakukan. Agar masyarakat paham mengenai apa itu layanan sanitasi yang erat kaitannya dalam menjaga kesehatan kesehatan dan kelestarian lingkungan.

Berita Lainnya
1 dari 3.188

” Sebab melalui sosialisasi respon masyarakat dalam rangka pentingnya sanitasi diharapkan semakin meningkat,” katanya.

Yunan sadar, untuk meningkatkan jaringan perpipaan diperlukan dana yang tidak sedikit. Namun, jika sudah menjadi prioritas, penganggaran dapat dilakukan secara bertahap.

“Solusi lain, bisa juga secara rutin dalam setiap tahun anggaran diusulkan ke pemerintah,” ujarnya.

Dikatakan Yunan Chandra alam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) , pemerintah melalui Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional atau Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Kementerian PPN/ Bappenas) telah menargetkan tahun 2024 100 persen rumah tangga yang sudah memiliki akses air minum layak dan 90 persen rumah tangga dengan sanitasi yang layak dan aman.

Khusus Kota Banjarmasin lanjutnya, layanan air bersih sudah mencapai 90 persen lebih. “Nah sekarang tinggal mengejar layanan sanitasi yang kini masih jauh dari target,” kata Yunan Chandra.

Sebelumnya Direktur Perusahaan Daerah Pengolahan Air Limbah Kota Banjarmasin Rahmatullah mengakui, ada beberapa hal yang menjadi tantangan dihadapi perusahaan yang kini dipimpinnya.

Salah satunya ujarnya, mengubah mindset atau pola pikir masyarakat, perluasan jaringan perpipaan, serta permodalan yang dibutuhkan untuk meningkatkan jangkauan layanan sanitasi di seluruh. Kota Banjarmasin

Rahmatullah menyebut, sejak PD PAL dibangun beberapa tahun silam hingga kini baru sekitar 700 pelanggan. Ia menilai jumlah tersebut, masih jauh dari target berdasarkan program pemerintah. Yakni selain terpenuhinya air bersih., tapi layanan sanitasi. (nid/K-3)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya