Tim Gabungan ‘Sikat’ Calo dan Preman Pelabuhan Trisakti

kegiatan ini merupakan instruksi Kapolri untuk membasmi maupun memberantas aksi premanisme

BANJARMASIN, KP – Tim Gabungan dari Satuan Reserse Kriminal dan Polsek Kawasan Pelabuhan Laut (KPL) melakukan giat cipta kondisi (Cipkon) di wilayah kawasan Pelabuhan Trisakti Banjarmasin guna mencegah premanisme, pungutan liar (pungli), penyakit masyarakat maupun tindak kejahatan lainnya, pada Sabtu (12/6) Sekitar pukul 20.00 WITA.

“Kegiatan ini merupakan instruksi Kapolri untuk membasmi maupun memberantas aksi premanisme maupun tindak kejahatan lainnya yang meresahkan masyarakat. Makanya aksi kejahatan tersebut kami sikat habis,” Kata Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Rachmat Hendrawan yang didampingi kasat reskrim Kompol Alfian Tri Parmadi.

Hal itu menurutnya dilakukan demi terwujudnya situasi yang aman dan kondusif serta memberi rasa tenang kepada masyarakat maupun membuat efek jera para premanisme.

Ia menerangkan, awalnya terlebih dahulu beberapa personel polisi yang berpakaian preman melakukan pengawasan terhadap proses turunnya penumpang dari kapal roro KM Kirana IX yang bersandar di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin menuju parkiran debarkasi atau parkiran taksi penumpang.

Selanjutnya, dari hasil giat tersebut telah diamankan beberapa orang yang diduga pelaku sebagai calo atau perantara para penumpang dan penerima pungutan.

Pihaknya berhasil mengamankan beberapa orang yang diantara yaitu berinisial YN (27) warga Kecamatan Banjarmasin Barat yang bertindak sebagai calo pencari penumpang.

“Kami juga menangkap seorang yang berperan sebagai penerima pungutan dari sopir yaitu berinisial HM (63) yang juga merupakan warga Kecamatan Banjarmasin Barat,” katanya yang juga didampingi Kapolsek KPL AKP Aryansyah.

Selain itu pihaknya, turut mengamankan para preman yang merupakan asli dari Kabupaten HSS dan sudah menetap di Banjarmasin, yaitu MH (64), AS (47), SP (53) dan YM (52) yang sehari-hari mereka sebagai penerima pungutan liar dari para sopir.

Kapolresta menambahkan, dari hasil interogasi terhadap para pelaku yang diamankan tersebut, menurut keterangan pelaku YN, pada saat itu bertindak sebagai mencari penumpang yang akan diserahkan kepada sopir.

Selanjutnya, dari uang penumpang itu, si sopir menyerahkan imbalan jasa kepada YN sebesar Rp20 ribu per penumpang yang digunakan untuk dirinya sendiri.

Selain itu, sopir memberi uang juga kepada para preman sebesar Rp15 ribu per penumpang. Yaitu kepada SP, MH, HM, AS dan YM.

Berita Lainnya

Ketua KONI Tabalong Dituntut Lima Tahun

Jumat Berkah, Polsek Banteng Berbagi

1 dari 1.400

“Dari hasil interogasi, kelima preman itu, uang hasil pemberian sopir dikumpulkan dan apabila sudah terkumpul semuanya, uang itu akan dibagi-bagi kepada anggota yang turun pada saat itu,” tukasnya.

Diterangkannya, para pelaku ternyata juga merupakan anggota yang tergabung dalam Persatuan Serikat Transportasi (KSPSI) Terminal Penumpang Bandarmasih Trisakti Banjarmasin yang masa berlakunya sampai dengan 07-07-2010.

“Sehingga mereka berpikir, tindakan mereka tersebut adalah benar dan jumlah total Barang bukti yang diamankan dari para pelaku yaitu sebesar Rp134 ribu,” terangnya.

Selanjutnya para pelaku dan barang bukti tersebut diamankan di Mapolsek KPL Banjarmasin untuk dilakukan interogasi dan pendataan. Kemudian para pelaku beserta barang bukti dibawa dan diserahkan ke Satuan Reskrim Polresta Banjarmasin untuk proses lebih lanjut.

Lima Preman Diamankan

Terpisah, aksi mengatisipasi premanisme juga dilakukan jajaran Polsekta Banjarmasin Selatan.

Dalam giat ini telah mengamankan sebanyak lima orang yang diduga preman di dua lokasi berbeda, Minggu (13/6), sekitar pukul 14.00 WITA.

Pertama anggota mengamankan dua orang diduga preman yang sangat meresahkan di Jalan Grilya Banjarmasin Selatan, yaitu M Busiri (37) dan Ahmad Kayam Kalil (35). Keduanya diketahui beralamatkan Jalan Gerilya Gang Bambu RT 29 RW 02 Banjarmasin Selatan.

Setelah itu anggota mengamankan tiga terduga preman lain yang berada dekat SPBU Ukkuwah di Jalan Prona Banjarmasin Selatan.

Ketiga pria yang diamankan, lantaran diduga sering mengganggu masyarakat ini, yaitu Masriah (27), Ahmad Darmawi (55) dan HR (17). Ketiga bertempat tinggal Jalan Prona I Gang Pelangi RT 13 Banjarmasin Selatan.

Kapolsekta Banjarmasin Selatan, Kompol Yopie Andri Haryono S Sos, saat dikonfirmasi mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan oleh anggota Reskrim untuk memberantas para premanisme di wilayah Hukum Banjarmasin Selatan.

“Kegiatan ini pun langsung dipimpin oleh Kanit Reskrim, AKP Sunarto SH,” ujarnya.

Ia mengatakan, kelima orang ini diduga sering mengganggu masyarakat, lalu anggota langsung mengamankan mereka, untuk dibawa ke Mapolsekta Banjarmasin Selatan, guna dilakukan pembinaan lebih lanjut. (yul/fik/K-4)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya