Vihara Buddharatana Desa Tabuan Diresmikan

Paringin, KP – Penjabat Sekretaris Daerah kabupaten (Sekdakab) Balangan, H Yuliansyah bersama masyarakat Desa Tabuan menghadiri perayaan Dharmasanti Waisak 2565 Tahun Budhha sekaligus melakukan peresmian Vihara Buddharatana, bertempat di Desa Tabuan Kecamatan Halong, Kamis (24/06/21) kemarin.

Peresmian Vihara ditandai dengan pemotongan pita dan penandatanganan prasasti oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Balangan didampingi oleh Bhante di Desa Tabuan

Dikesempatan itu Yuliansyah menyampaikan bahwa Kecamatan Halong merupakan kecamatan paling Bhinneka Tunggal Ika dibanding kecamatan lainnya di Kabupaten Balangan. Keberagaman agama di kecamatan Halong ini tak bisa dipungkiri dengan memiliki lima penganut agama yakni islam, katolik, protestan, hindu dan budha.

“Karenanya keberagaman agama yang ada di kabupaten dikenal dengan Bumi Sanggam ini menjadikannya sebagai miniator Indonesia dalam hal keberagaman agama,” ujarnya.

“kelima agama besar dan beberapa agama atau kepercayaan tradisional setempat ada di Kecamatan Halong. Semuanya hidup berdampingan dengan sangat rukun, penuh toleransi, dan selalu saling bantu dalam kegiatan kemasyarakatan,” ujarnya lagi.

Pj Sekdakab Balangan, H Yuliansyah atas nama pemerintah kabupaten Balangan mengucapkan selamat atas peresmian Vihara Buddharatana dan selamat atas Perayaan Tri Suci Waisak.

Berita Lainnya

Disdik Balangan Kembali Usulkan PTM

1 dari 489

“Saya pribadi juga mengucapkan selamat atas peresmian Vihara Buddharatana yang ada di Kecamatan Halong dan Desa Tabuan pada khusunya dan kemudian selamat perayaan Tri Suci Waisak,” kata dia.

Yuliansyah pun sangat berbangga sekali atas penampilan seni-seni yang telah disuguhkan oleh anak-anak dan ibu-ibu dari Desa Tabuan tersebut.

“Saya pribadi bangga sekali dan event di Desa Tabuan ini sangat luar biasa dibanding dengan kegiatan event lainnya yang biasanya diadakan oleh Pemerintah Kabupaten Balangan,” ujarnya.

Yuliansyah berharap dengan berbagai pertunjukan yang telah ditampilkan ini, kiranya dapat mendorong program Bupati dan Wakil Bupati Balangan untuk bisa lebih mengembangkan wisata maupun seni yang ada di Balangan.

Sementara, Bhante Karuna Viro dalam sambutannya menyampaikan bahwa Vihara ini merupakan Vihara pertama yang ada di Kecamatan Halong yang di bangun pertama kali pada tahun 1986.

Pembangunan Vihara Buddharatana ini dapat terlaksana berkat pembinaan dan kerja sama umat Buddha di Halong dan seluruh donatur, dengan proses pembangunan Vihara yang memakan biaya hingga Rp 2,7 Miliar.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada semuanya atas kerja sama dari semua pihak sehingga terbangunnya Vihara ini,” imbuhnya. (srd/K-6)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya