Bangkitkan Semangat Ekonomi Keluarga Emi Lasari Kunjungi Ibu-ibu

Banjarbaru, KP – Melalui hari-hari masa pandemi hingga sekarang yang sangat berdampak usaha dan perekonomian warga. Anggota DPRD dapil Landasan Ulin kota Banjarbaru Emi Lasari melakukan pertemuan dengan menyapa puluhan ibu-ibu di beberapa rukun tetangga (RT) di tiga kelurahan di Banjarbaru yakni RT Landasan Ulin Timur, Syamsudinnor dan Guntung Manggis.Jumat hingga Minggu (23-25/7/2021).

Kegiatan reses yang mengagendakan dengan upaya kegiatan ekonomi keluarga, sekaligus ekonomi kreatif di masa-masa pandemi ini diharapkan bisa mendorong para warga untuk bisa kuat dalam menghadapi pukulan ekonomi ini.

“Kegiatan untuk masing masing kelurahan di ambil 5-7 RT ibu-ibu yang aktif di kegiatan PKK posyandu dan yasinan karena memang kita berharap setelah mereka kita latih ibu-ibu ini bisa menularkan ilmunya kepada yang lain di komunitasnya masing-masing,” ijar Emi.

Emi menambahkan jika tahun ini dalam kondisi pandemi Covid 19 format yang berbeda selain menyerap aspirasi masyarakat juga membuat pelatihan jahe instan dan temulawak yaitu minuman kesehatan yang memang sangat dibutuhkan pada masa pademi Covid 19 ini.

“Untuk meningkatkan daya tahan tubuh nah jadi reses itu kan substansinya dalam menyerap aspirasi masyarakat jadi memang kita membagikan usulan itu berupa selebaran dan mereka mengisi usulan-usulan nya dan kemudian selebihnya waktunya kita pakai untuk pelatihan selama 1 jam dan tetap menjaga prokes ketat hingga kemudian memang pesertanya hanya kita batasi,” jelasnya.

Berita Lainnya

Muktamar NU Diusulkan Digelar Tahun Ini

Wali Kota Lepas Atlit PON Ke 20 Papua

1 dari 688

Masa itu ada 20 warga yang hadir sehingga tidak terjadi kerumunan yang banyak yang kemudian waktunya juga maksimal hanya satu jam

“Jadi ini yang memang saya tekan kan pada saat reses ini sehingga memang sambil mengedukasi masyarakat dan edukasi masyarakat situasinya dalam pandemi Ini,” tambahnya

Dari sosial ekonomi ini karena pandemi ini sangat panjang hingga berdampak makanya dia berharap pelatihan-pelatihan yang seperti ini tidak hanya bermanfaat bagi ibu-ibu tapi masyarakat sekitar. Dalam situasi seperti ini bisa saja itu kemudian ibu-ibu membuat usaha buat usaha minuman minuman jahe instan karena memang trennya minuman minuman penambah imun ini memang sangat dicari di pasaran.

“Sehingga kemudian ini bagian dari terobosan kita untuk melakukan edukasi ke masyarakat untuk memberikan ilmu tidak hanya kemudian menyerap aspirasi dan ini Kita sesuaikan dengan kebutuhan-kebutuhan di tingkat masyarakat,” ujar dia.

Emi mengingatkan jika masyarakat tidak bisa hanya berharap kepada pemerintah saja tapi bagaimana posisi daya tahan tubuh itu terjaga dari keluarga supaya memang menghindari imun yang turun.

“Kemudian kita terpapar karena memang kalau sudah terdaftar dan terjadi pembludakan kasus kopit ini juga akan kesusahan kita dalam pola penanganan,” katanya (dev/K-3)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya