Jelang PTM Prokes Harus diperketat

Banjarmasin,kp – Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sekolah pada Juli 2021 di Kota Banjarmasin bakal dilaksanakan. Karena itu, Pemerintah Kota Banjarmasin memiliki tugas penting untuk menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) secara ketat.

Dan yang paling mendasar dalam pelaksanaan tersebut adalah siswa dan guru memiliki standar Prokes dalam setiap PTM. Hal tersebut dikatakan Pengamat Pendidikan dari Universitas Islam Kalimantan (Uniska) Muhammad Arsyad Al Banjari, Dr H Jarkawi.

“Dalam pelaksanaannya Perketat Prokes jelang PTM. Apakah Standar Operasional Prosedur (SOP) Prokes, misalnya cuci tangan siswa dan guru kapan saja dilakukan? Apakah saat akan masuk kelas dan keluar kelas?” katanya, Selasa (6/7/2021).

Dosen Pasca Sarjana ini juga mengatakan perlunya Monitoring Evaluasi (Monev), jangan sampai sekolah atau kampus telah mendapat ijin diperbolehkan PTM, kemudian sarana prasarana Prokes lengkap. Namun dalam implementasinya tidak sesuai.

“Tentunya, ini bisa membahayakan penyebaran virus Covid-19 di sekolah ataupun dikampus,” ucapnya.

Berita Lainnya
1 dari 3.205

Tak hanya itu, ia juga mengatakan keberadaan kantin sekolah apakah diperbolehkan utuk buka atau berjualan.

“Bisa jadi kantin juga tempat penyebaran virus Covid-19. Ya, alangkah bagusnya siswa dan guru membawa makanan minuman dari rumah masing-masing, sehingga dapat mencegah kerumunan dan penularan,” ujarnya.

Ia menilai, masyarakat di Banjarmasin secara perlahan mulai sadar akan penerapan Prokes seperti masker dan cuci tangan, serta mengurangi mobilisasi, termasuk kerumunan atau jaga jarak.

“Ya, tinggal edukasi dari pemerintah dan satgas Covid-19 secara kontinyu agar masyarakat lebih paham dalam pencegahan penyebaran Covid-19,” tuturnya.

Terkait vaksinasi, Ia memastikan para guru dan dosen menjadi prioritas untuk divaksinasi, sedang siswa dan mahasiswa pun juga harus divaksinasi agar harapan pemerintah mencegah penyebaran Covid-19 lebih cepat.

“Saya berharap pembelajaran bisa seperti sediakala, berapa banyak sudah pembelajaran yang tertinggal dan terganggu akibat pandemi ini, semoga saja ini cepat berlalu,” pungkasnya. (fin/KPO-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya