Tiga Pilar Kecamatan Banjarmasin Tengah Bagikan Ratusan Paket Sembako

Banjarmasin, KP – Tiga Pilar Kecamatan Banjarmasin Tengah, membagikan ratusan paket sembako kepada warga yang menjalankan isolasi mandiri dan kurang mampu di wilayah hukumnya, Rabu (21/7).

Ratusan paket sembako yang masing-masing berisikan 1 kantong beras 5 kilo, mie instan dan telor tersebut pembagiannya secara simbolis melalui kelurahan-kelurahan yang ada di Kecamatan Banjarmasin Tengah untuk disalurkan kembali ke warga.

Kapolsek Banjarmasin Tengah, Kompol Susilo SIk, mengatakan sejauh ini sudah ada beberapa kelurahan yang dikunjungi Tiga Pilar Banteng untuk penyerahan bantuan.

“Beberapa kelurahan tersebut antar lain Kelurahan Mawar, Melayu, Teluk Dalam dan Antasan Besar,” ujar Kapolsek ditemui di sela penyerahan bantuan.

Ditambahkannya, bantuan tersebut berasal dari rekanan Tiga Pilar Banteng yang peduli kondisi sulit yang dialami masyarakat di tengah pandemi ini.

Untuk itu, ia berharap para pengusaha dan mereka yang memiliki kelebihan guna hadir memberikan partisipasi dan bantuannya kepada masyarakat.

“Karena itu merupakan solusi awal meringankan beban masyarakat sembari menunggu turunnya bantuan dari pemerintah, selain memberikan bantuan, tujuan kita turun ke kelurahan-kelurahan juga untuk melihat kondisi yang ada di lapangan. Sehingga memiliki data untuk melakukan langkah berikutnya,” ujarnya.

Menurut Danramil 1007-03/Banjarmasin Barat-Tengah (BBT), Mayor Czi Tandra Wideru, hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan, kegiatan ini merupakan dukungan terhadap warga yang menjalani isolasi mandiri agar dapat berjalan maksimal, untuk mendukung kebutuhan pokok dan vitamin warga untuk proses penyembuhannya selama menjalani isolasi.

Berita Lainnya

Ketua KONI Tabalong Dituntut Lima Tahun

Jumat Berkah, Polsek Banteng Berbagi

1 dari 1.400

Selain membantu warga terdampak, Danramil juga meminta masyarakat untuk bersungguh-sungguh menjalankan Prokes 5M. Itu guna menekan angka penularan Covid-19 di Banjarmasin.

“Bahkan PPKM harus benar-benar optimal, itu adalah upaya preventif juga sangat diperlukan, masyarakat juga harus disiplin dalam menegakan 5M,” tegasnya.

Sementara itu Camat Banjarmasin Tengah, Diyanoor di kesempatan yang sama menyebutkan, per 19 Juli 2021 di wilayahnya terdapat 79 RT yang berada di zona kuning dan 5 RT berada di zona orange.

Untuk itu saat mengunjungi kelurahan-kelurahan, ia memberikan instruksi kepada pihak kelurahan dan petugas PPKM Mikro agar cepat menindaklanjuti setiap update data yang diberikan Puskemas.

Misal, langsung mendatangi rumah warga yang terpapar guna mengetahui kondisi ekonomi dan ketersediaan ruang untuk isolasi mandiri. Jika memang dibutuhkan, ia pun meminta pihak kelurahan untuk mencarikan tempat isolasi mandiri agar yang terpapar tidak menularkan ke anggota keluarga yang lain.

“Agar ada treatment cepat terhadap warga yang terpapar. Jangan sampai terlambat baru di tolong. Termasuk kondisi ekonominya,” ujarnya.

Ia pun mengungkapkan senang dengan adanya laporan Lurah yang telah menggandeng pihak ke tiga untuk membantu ekonomi warga yang terpapar covid-19.

“Seperti di kelurahan Melayu itu ada 15 rumah yang terpapar Covid. Lurahnya menggandeng mereka yang memiliki kelebihan untuk membantu warga yang terpapar, itu bagus,” lanjutnya.

Senada dengan Kapolsek dan Danramil, ia pun meminta agar para pengusaha atau mereka yang memiliki kelebihan untuk saling berbagi di tengah kondisi sulit ini. (fik/K-4)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya