Kasus Meninggal Covid Naik, Disperkim Siapkan Lahan

Banjarbaru,KP- Meningkatnya kasus pasien Covid-19 yang meninggal dunia Kota Banjarbaru sejak satu bulan terakhir membuat bidang Pertamanan, PJU dan Pemakaman Disperkim Kota Banjarbaru cukup kewalahan, Kamis (19/8/2021)

Pasalnya dalam menangani warga yang meninggal, Disperkim tidak hanya harus menyiapkan lahan tapi juga mencari stok batu nisan khusus orang dewasa.

Kepala bidang Pertamanan, PJU dan Pemakaman Disperkim Kota Banjarbaru Sartono menjelaskan dalam satu bulan terakhir pemakaman jenazah Covid-19 sangat meningkat sekali di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Cempaka Kecamatan Cempaka.

“Selama dua minggu terakhir rata rata 3-5 pemakaman sehari padahal sebelumnya tidak pernah pemakaman sebanyak ini. Paling banyak 1-2 saja,” kata dia.

Dijelaskan Sartono jika untuk lahan pemakaman jenazah Covid 19, pemerintah kota Banjarbaru telah menyiapkan di TPU Cempaka secara gratis.

“Namun kami kesulitan mencari batu nisan bahkan sampai kosong dicari dimana-mana,” terang dia.

Sebelumnya Sartono mengatakan utntuk batu nisan mereka memperoleh dari kawasan Martapura. Namun saat banyak pemakaman sehingga stok jadi kosong.

Berita Lainnya
1 dari 689

“Untungnya kini warga sekitar pemakaman Cempaka ada yang bisa membuat nisan sehingga kini kami memanfaatkan buatan warga setempat saja,” ujar dia.

Pemakaman di TPU Cempaka baik umum maupun korban Covid-19 akhir Juli hingga pertengahan Agustus ini sudah mencapai 60 jenazah.Untuk Perda pemakaman sendiri sudah di bahasa dalam rapat paripurna di DPRD Banjarbaru namun sosialisasi pemakaman masih baru berjalan

TPU Cempaka milik pemerintah kota Banjarbaru memiliki luasan lahan 3,5 Hektar itu kini sudah menampung 150 orang baik masyarakat umum dan Covid 19.

Bagi warga dengan surat keterangan dari lurah warga Banjarbaru tidak dipungut sama sekali pemakamannya. Sementara bagi masyarakat yang mampu juga gratis namun diminta mengganti biaya pemeliharaan dan batu nisan dari marmer sebesar Rp 1,2 juta.

“Tapi untuk warga luar Banjarbaru berbeda lagi harganya lebih itu sudah dapat biaya penguburan, marmer, nisan diatas dan rumput pemelihara selama satu tahun,” sambung Sartono.

“Ke depan pemakaman di Cempaka ini yang paling bagus. Nanti juga ada pagar yang bagus,” sambung Sartono.

Pihaknya kini tengah fokus ke TPU Cempaka karena kini pemakaman Guntung Lua seluas 2 hektar sudah mulai dikeluhkan masyarakat setempat. (dev/K-3)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya