Kejari Tanbu Dapat Penghargaan Dari Bupati Tanbu

Batulicin, KP – Di HUT kemerdekaan RI ke 76 tadi, Kejaksaan Negeri Kabupaten Tanah Bumbu menerima penghargaan dari Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu.

Dua penghargaan sekaligus diterima Kajari Tanbu atas pencapaian pencegahan tindak pidana korupsi yang dilakukan selama ini. Penghargaan diserahkan Bupati Tanah Bumbu, HM Zairullah Azhar, kepada Kajari Tanbu, M Hamdan S dan Kasi Intelijen, Andi Akbar Subari.

Penyerahan penghagaan disaksikan seluruh Forkopimda Tanbu di halaman Kantor Bupati, Selasa 17/8/2021.

“Ini ucapan terimakasih dan penghargaan dan apresiasi terhadap Kejari Tanbu dalam upaya pencegahan tindak pidana korupsi di Tanbu,” kata Bupati. Di tempat yang sama Kepala Kejaksaan Negeri Tanbu, M Hamdan S, didampingi Kasi Intelijen Andi Akbar Subari, 18/8/2021, menyampaikan ucapakan terimakasih atas penghargaan yang diberikan. ” senang menerima penghargaan ini, namun disisi lain, ini juga tantangan bagi kami,” lanjut terang kajari, sejauh ini memang  sudah ada kerjasama dengan Pemerintah Daerah melalui Bagian Hukum untuk selalu bersama-sama memberikan penyuluhan kata kajari.

Berita Lainnya

Sekda Tanbu Kembali Lantik Eselon III dan IV

1 dari 552

Lebih hukum di desa-desa. Sejauh ini, Kejari Tanbu juga melakukan upaya pencegahan, preventif agar tidak terjadi kesalahan atau tindak pidana korupsi.

“Sejauh 144 desa dari 12 kecamatan, sudah ada MoU dengan Datun Kejaksaan Negeri Tanah Bumbu dalam ruang lingkup keperdataan dan tata usaha negara selain itu juga sekalian dilakukan pemberian pemahaman aturan-aturan hukum dalam pengelolaan ADD maupun DD kepada hampir seluruh kepala desa di Kabupaten Tanah Bumbu. Kita juga turun ke desa-desa dan saat ini juga 7 kecamatan sudah melaksanakan sosialisasi dan bahaya penyalahgunaan anggaran, kenapa sentuh desa karena pondasi kabupaten adalah desa,” katanya.

Kendati demikian, pencegahan berjalan bukan tidak menindak penyalahagunaan anggaran. Namun lebih ke upaya pencegahan, lebih fokus ke yang namanya penyelamatan keuangan negara atau daerah. Namun Kejari akan tegas kepada mereka yang memang nakal. 

“Kalau sudah diberikan pemahaman masih tetap begitu, artinya sudah tahu resikonya,” tandasnya. (han)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya