Pergatsi Banjarmasin gelar
Turnamen Gateball Klasik Individual Bebas

Pergatsi Kota Banjarmasin menggelar Turnamen Gateball Klasik Individual Bebas, dari tgl 20-22 Agustus di lapangan PU Jl Yos Sudarso Banjarmasin.

Banjarmasin, KP – Persatuan Gateball Seluruh Indonesia (Pergatsi) kota Banjarmasin menggelar Turnamen Gateball Klasik Individual Bebas, di lapangan gateball Tuntung Pandang Satuan Kerja Jalan Nasional Wilayah I, Jalan Yos Sudarso Banjarmasin, sejak Sejak Jumat tanggal 20 sampai Minggu tgl 22 Agustus 2021.

Pelaksanaan kejuaraan ini dalam rangka memperingati HUT RI Ke-76 dan Harjad Prov Kalsel ke 71 tahun 2021, sekaligus menjaring bibit-bibit pemain Gateball Kalimantan Selatan.

Turnamen perdana tersebut dibuka langsung wakil Walikota Banjarmasin, Arifin Noor yang jug Ketua Pergatsi Banjarmasin, pada Jumat (20/8/2021) sore.

Ditandai dengan pemukulan bola kehormatan oleh Wakil Walikota Ariffin Noor dan Ketua KONI Banjarmasin H Hermansyah.

Dalam sambutannya, Arifin Noor menyebut Penyelenggaraan gateball ini merupakan suatu bentuk perhatian terhadap perkembangan olahraga di Banjarmasin.

“Kejuaraan ini sekaligus wadah untuk mengembangkan bakat atlet-atlet Gateball, yang diharapkan mampu mendulang prestasi baik di tingkat lokal maupun tingkat nasional,” ujarnya.

Sebagai salah satu cabang olahraga yang baru, gateball memang belum banyak dikenal masyarakat, karenanya gateball perlu disosialisasikan.

Berita Lainnya

Polda Kawal Kontingan Atlet Kalsel

1 dari 427

‘’Sudah saatnya gateball disosialisasikan kepada masyarakat terutama generasi muda. Cabor ini popular di luar negeri, tapi di Indonesia belum begitu dikenal. Karena itu sebagai tahap awal kami berkewajiban mensosialisasikan cabor ini,’’ kata Ariffin.

Dia berkeyakinan dimasa mendatang, gateball akan menjadi salah satu cabor prestasi yang bakal dipertandingkan di ajang nasional, yakni PON (Pekan Olahraga Nasional).

Sekarang Pergatsi Pusat sedang mengajukan agar gateball jadi salah satu cabor eksibisi di PON XX tahun 2021 Papua.

‘’Mudah-mudahan pengajuan ini bisa diwujudkan panitia PON Papua, mengingat gateball juga sudah dikenal di beberapa provinsi lain di Indonesia,’’ pungkas Ariffin, yang menegaskan pula bahwa kegiatan tetap menerapkan prokes (protocol kesehatan) yang ketat. Semua peserta dan panitia pelaksana harus mematuhi, mengenakan masker, mencuci tangan dan menghindari kerumunan.

Sementara itu ketua KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia) Kota Banjarmasin, Hermansyah, mengapresiasi keberadaan olah raga gateball di Kota Banjarmasin, yang mulai diperkenalkan kepada khalayak. Menurutnya, olah raga ini unik dan merupakan olah raga menyenangkan. Selain itu, menurut Hermansyah, olahraga ini terbilang murah sehingga bisa dilakukan oleh siapa saja.

“Karena, masyarakat mungkin masih kurang familiar dengan olahraga ini, maka perlu dikenalkan lebih intens lagi,” kata Hermansyah.

Menurut panitia pelaksana Turnamen H Fachriadi, turnamen Gateball ini diikuti oleh 11 Tim yang berasal dari 4 Kabupaten/kota, yakni Barito Kuala (Batola), kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar dan kota Banjarmasin.

Masing-msing tim terdiri dari 5 pemain.Nomor yang dipertandingkan adalah Klasik Individual Bebas. (nets/nfr/k-9)

Gateball

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya