Wali Kota Banjarbaru Sampaikan Pidato Peduli Isoman

Banjarbaru,KP- Senin (02/08/2021) Pemerintah Kota Banjarbaru sudah menerima instruksi untuk melaksnakan PPKM Level IV di Kota Banjarbaru. Selama pelaksaannya Wali Kota Banjarbaru, Aditya Mufti Ariffin menyampaikan jika ada beberapa hal yg sudah di laksanakan.

Sejak keluarnya Instruksi pelaksanaan PPKM level IV Pemko Banjarbaru sudah membuat edaran terkait peraturan PPKM di Banjarbaru. Selama pelaksanaan PPKM level IV Pemko Banjarbaru le ih menekankan pada penerapan protokol kesehatan secata ketat.

“Sekama ini dikenal sebagai penyekatan. Namun kita sendiri tidak melaksanakannya. Melainkan titik pemeriksaan baik surat vaksin hingga KTP” ujar Aditya

Tidak hanya sampai disitu, tentunya Pemko Banjarbary gencar melaksanakan sosialisasi protokol kesehatan kepada masyarakat.

Wali Kota juga menerangkan jika untuk masyarkat yg terdampak dengan penerapan PPKM level 4 ini. Pemko bjb yang menjadi perpanjangan tangan dari kemensos, telah menyampaikan bantuan berupa sembaki yaitu 10 kg untuk setiap warga yang terdata di Kemensos, keluarga tidak mampu termasuk percepatan penyaluran dana BST.

Hal tersebut telah dilaksanakan dan kini hampir rampung seluruhnya. Diharapkan bantuan ini bisa mengurang dampak dari pandemic Covid-19 terutama dimasa PPKM level 4.

Berita Lainnya
1 dari 689

Dengan meningkatnya kasus virus korona jiga berdampak pada meningkatnya jumlah warga yg trngah menjalani Isolasi Mandiri (Isoman) untuk itu Pemko Banjarbaru menggerakan Lembaga masyarakat, perkumpulan masyarakat dan individu-individu untuk saling meembantu masyarakat yang terdampak pandemi terutama warga yang tengah menjalani Isoman dirumah.

“Saya berharap kepada warga yang menjalani Isoman agar tetap menjaga kesehtan dan memenuhi kebutuhan vitamin dengan makanan bergizi. Meski harus terpisah dengan kehidupan sosial, upaya isoman ini juga berguna untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19” ujarnya.

Saat ini angka warga isoman masih banyak dan angka kematian yang cukup tinggi. Dan fasilitas Kesehatan di Banjarbaru masih dipenuhi dipenuhi oleh masyarakat yg terpapar covid-19. Maka dari itu, upaya isolasi mandiri dengan sebaik-baiknya. Makan makanan yang bergizi, buah-buahan juga tertib meminum obat-obatan bagi warga yang memiliki gejala ditambah multivitamin guna meningkatkan imunitas tubuh.

“Namun jika mengalami sesak nafas agar segera kerumah sakit untuk mendapatkan penanganan.” terangnya

Diakui Aditya jika pelayanan pelayanan pemerintah sangat kurang, hal tersebut karena kurangnya Sumber Daya Manusia dan masih terbatasnya peralatan kesehatan menjadi salah satu kendala saat ini. Saat ini banyak tenaga kesehatan terpapar Covid-19, sehingga hal tersebut berdampak pada kurangnya pelayananan kepada masyarakat

“Untuk itu Pemerintah akan seoptimal mungkin untuk meningkat pelayanan sarana prasarana penunjang lainnya. ” jelasnya. (dev/K-3)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya