Layanan Prima bagi Atlet Wushu Kalsel

Merauke, KP – Sebelum menjalani pertandingan menghadapi utusan Sumatera Utara (Sumut) di cabang olahraga (cabor) Wushu, atlet andalan Kalimantan Selatan (Kalsel), Muhammad Sofi’i diberi pelayanan prima dari tim media Kontingen Kalsel.

Yakni berupa pemijatan dari tim measure dan pendampingan psikis oleh tim psikolog yang ditugaskan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalsel untuk memberikan pelayanan kepada seluruh atlet. Termasuk salah satunya Sofi’i.

Pasalnya, Sofi’i bakal melawan Jeka Asparido Saragih utusan Kontingen Sumut di Cabor Wushu kategori Sanda di Kelas 75 Kilogram. Sehingga segala persiapan hatus dimatangkan, baik fisik maupun mental.

Sambil merentangkan kakinya, Sofi’i dipijat oleh salah satu measure untuk meregangkan otot-ototnya sebelum bertanding melawan atlet Wushu andalan Sumut Jeka Asparido Saragih di kategori Sanda kelas 75 Kilogram.

Sesekali wajah Sofi’i terlihat menahan rasa nyeri ketika diberi pijatan di bagian kaki. Rupanya di bagian tersebut ada sedikit ototnya yang tegang pasca menjalani latihan.

Berita Lainnya

Jabar tidak terkejar

1 dari 39

Perwakilan Tim Measure Kalsel, Hasbullah menjelaskan, kondisi tersebut terjadi lantaran atlet yang bersangkutan kurang sempurna dalam menjalani pemanasan atau peregangan otot (stretching) sebelum berlatih.

Alhasil, ada beberapa otot kaki Sofi’i mengalami Spasme sehingga terjadi kekencangan otot di Gastrocnemius yang membuat rasa nyeri di bagian tungkai.

“Tadi kita beri sedikit pijatan supaya otot yang tegang tadi bisa rileks kembali, dan atlet kita bisa lebih maksimal saat tampil nanti,” jelasnya.

Karena itu, Tim Fisioterapis Kontingen Kalsel yang saat itu juga mendampingi Hasbullah meminta Sofi’i untuk beristirahat total setelah diberi perawatan.

“Alhamdulillah tidak ada cedera yang serius pada atlet kita. Cukup istirahat maksimal dan dikompres menggunakan es batu di bagian otot tungkai bawah,” tambahnya.

Sedangkan untuk psikolog bertanding, Sofi’i mendapatkan pendampingan dari Shanty Komalasari, M.Psi, Psikolog untuk memantapkan mental tandingnya saat menghadapi lawannya nanti di perhelatan PON XX Papua tahun 2021.

“Pemantapan mental tandingini kita berikan dengan teknik mental imagery. Tujuannya agar auto sugesti untuk mengunci performa maksimal pada atlet kita,” imbuhnya. (Zak/KPO-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya