PPKM Level 4 Banjarbaru Diperpanjang Mulai 7-20 September

Banjarbaru,KP – PPKM level 4 di Kota Banjarbaru diperpanjang 7 – 20 September 2021. Sebelumnya Banjarbaru telah dilaksanakan PPKM level 4 dari 24 – 6 september 2021.

Perperpanjang berdasarkan keputusan dari Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC PEN) yang di koordinatori oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto.

Berdasarkan assessment KPC PEN, Kota Banjarbaru tetap berada di PPKM level 4 sebabkan oleh dua hal yakni, Mobilitas masyarakat yang masih tinggi dan Angka kematian yang tinggi masih melebihi level nasional sebesar 5.12 persen.

Untuk itu Pemerintah Pusat meminta Satgas Covid Kota Banjarbaru lebih focus dalam mengurangi mobilitas masyarakat melalui kegiatan pembatasan kerumunan, pembatasan penyelenggaraan event serta melakukan upaya pengurangan angka kematian di Kota Banjarbaru.

Wali Kota Banjarbaru Aditya Mufti Ariffin menjelaskan, berkaitan dengan angka kematian yang tinggi di Kota Banjarbaru, diperkirakan karena banyaknya masyarakat yang terlambat untuk memeriksakan diri setelah terpapar.

” Diharapkan masyarakat lebih waspada akan gejala covid dan segera melaporkan diri ke fasyankes terdekat apabila mengalami gejala covid 19 untuk mendapatkan penanganan.” Ujar Aditya.

Adapun ketentuan pelaksanaan PPKM level 4 di Kota Banjarbaru. Kegiatan belajar mengajar dilakukan secara daring/ On line. Pusat perbelanjaan/mall diperbolehkan buka mulai pukul 10.00 sampai dengan pukul 20.00 WITA dengan pembatasan pengunjung maksimal 50% (lima puluh persen) dari kapasitas dan melaksanakan prokes.

Berita Lainnya

Muktamar NU Diusulkan Digelar Tahun Ini

Wali Kota Lepas Atlit PON Ke 20 Papua

1 dari 688

Khusus untuk toko, tenant yang menjual bahan pokok buka sampai dengan pukul 20.00 WITA dengan pengunjung sebanyak 50% (lima puluh persen) dan melaksanakan prokes. Pasar Rakyat yang jual bahan kebutuhan pokok buka seperti biasa dan melaksanakan prokes.

Pasar rakyat yang menjual selain kebutuhan pokok sehari-hari bisa dibuka dengan kapasitas maksimal 50% (lima puluh persen sampai dengan pukul 15.00 WITA. Pedagang kakilima, toko kelontong, agen/outlet voucher, pangkas rambut, laundry, pedagang asongan, bengkel kecil, cucian kendaraan, dan usaha kecil lain yang sejenis, diijinkan buka sampai dengan pukul 21.00 WITA dan melaksanakan prokes. Apotik dan toko obat diperkenankan buka 24 jam dan melaksanakan prokes.

Pelaksanaan kegiatan makan/minum di rumah makan, restoran, kafe, diperkenankan buka sampai dengan pukul 20.00 WITA melayani makan/ minum di tempat (dine-in) dengan kapasitas 25% (dua puluh lima persen) dari kapasitas dan melaksanakan prokes.

Warung makan, lapak jajanan dan sejenisnya buka sampai dengan pukul 20.00 WITA dengan maksimal pengunjung 50% (lima puluh persen) dan melaksanakan prokes. Tempat ibadah (Masjid, Mushola, Gereja, Pura, Vihara, dan Klenteng serta tempat lainya yang difungsikan sebagai tempat ibadah), tidak mengadakan kegiatan peribadatan/ kegiatan berjamaah atau yang diikuti banyak jamaah selama masa penerapan PPKM level IV dan kepada masyarakat untuk melakukan ibadah di fasilitas RT lingkungannya baik di mesjid, langgar, mushola dan fasilitas umum seperti aula dan lain-lain (termasuk pelaksanaan sholat jumat dilaksanakan di mushola warga setempat), dengan jamaah maksimal 25% (dua puluh lima persen) dari kapasitas, dan melaksanakan prokes.

Fasilitas umum seperti area publik, taman umum, tempat wisata umum dan area publik lainnya (seputaran Taman Van der Pilj, Lapangan Murjani dan Taman Pintar) diperkenankan buka dari pukul 10.00 sampai dengan 17.00 WITA kecuali hari Minggu Tutup. Kegiatan seni/budaya dan sosial kemasyarakatan, ditiadakan sementara;

Tempat olahraga, lapangan olahraga, tempat senam, tempat fitnes, kolam renang diperkenanakan buka dari pukul 08.00 sampai dengan pukul 17.00 WITA. Tempat hiburan malam (bilyard, karaoke, bioskop dan tempat hiburan lainnya) ditutup.

Resepsi pernikahan dilarang. Transportasi umum dalam kota (kendaraan umum, angkutan massal, taksi konvensional dan online dan kendaraan sewa/rental) diberlakukan dengan pengaturan kapasitas maksimal 70% (tujuh puluh persen) dengan jam operasional sampai dengan pukul 20.00 WITA dan melaksanakan prokes.

Pelaku perjalanan antar kota yang menggunakan transportasi jarak jauh (pesawat, bis, mobil) harus menunjukan kartu vaksin ( minimal vaksinasi dosis pertama) dan PCR H-2 untuk pesawat serta antigen H1 untuk moda transportasi jarak jauh lainnya. (dev/K-3)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya