Bersyukur semua dalam keadaan sehat

Banjarmasin, KP – Sub CDM Cluster Timika, H Fitri Rifani menyatakan sangat bersyukur, karena semua anggota kontingen Kalimantan Selatan di PON XX Papua 2021, dalam keadaan sehat walafiat.

‘’Kita patut bersyukur karena semua anggota kontingen, baik atlet, pelatih dan official dalam kondisi sehat, meskipun ada kelelahan karena harus menempuh perjalanan panjang dari Banjarmasin ke Jakarta, kemudian ke Jayapura. Belumlagi yang harus melanjutkan ke Timika dan Merauke,’’ jelas Fitri yang juga Kabid Perencanaan dan Anggaran (Rena) KONI Kalsel.

Tentang hasil pertandingan, kata Fitri memang kurang menggembirakan, karena baru cabang dayung nomor kayak4 putra yang bisa mempersembahkan medali perak. Sementara beberapa cabang lain yang juga bertanding lebih awal, seperti Gantole dan Wushu, serta Bolabasket, belum bisa meraih hasil yang maksimal.

Fitri juga menyayangkan Tim basket putra Kalsel melakoni partai pertamanya. Di laga pembuka, langsung menghadapi DKI Jakarta pada Pekan Olahraga Nasional Indonesia (PON) XX 2021, Rabu (29/9) pagi di GOR Basket Mimika Sport Center, Papua.

Tim DKI bukan lawan baru bagi pebasket Kalsel. Keduanya pernah bertemu pada babak kualifikasi PON 2019 dan Tim Ibukota Negara Indonesia ini keluar sebagai juara pertama.

Berita Lainnya
1 dari 493

‘’Dari awal kita sudah bisa memprediksi, DKI merupakan lawan berat, terbukti tim ibukota itu mengalahkan tim Basket Banua dengan skor telak 97 – 23,’’ papar Fitri.

Kemudian pada cabang Wushu, atlet Wushu andalan Kalsel di kategori Sanda kelas 75 Kg Muhammad Sofi’i gagal melewati babak penyisihan usai dikalahkan rivalnya dari Sumatera Utara (Sumut), Jeka Asparido Saragih.

Sofi’i yang berada di sudut merah harus mengakui keunggulan teknik bertarung lawannya, yang dikenal sebagai petarung MMA asal Sumut itu dengan skor telak, yakni 0:2.

Alhasil, pria berusia 35 tahun itu harus gugur dan harus menerima kenyataan pahit tersebut, di laga terakhirnya mewakili Bumi Lambung Mangkurat di ajang olahraga nasional empat tahunan ini.

Sofi,i gugur bukan karena kalah jumlah poin, namun akibat banyak mendapat dorongan yang membuat dirinya keluar dari atas panggung pertandingan.

‘’Dalam olahraga selalu ada yang kalah dan ada yang menang, kita kebetulan berada di pihak yang kalah. Tapi tidak perlu disesali. Mudah-mudahan cabang-cabang lainnya masih bisa memetik kemenangan dan meraih medali di PON XX Papua tahun 2021 ini,’’pungkas Fitri Rifani. (nfr/k-9)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya