IJTI Kalteng Gelar Work Shop dan Musda ke-IV.

Palangka Raya, KP – Gubernur Kalteng melalui Plt. Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Kominfosantik) Kalteng Agus Siswadi menyatakan memasuki era digital, membutuhkan sumber daya manusia (SDM) handal.

Pasalnya menurut Gubernur saat membuka Workshop & Musyawarah Daerah (Musda) ke-IV Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Pengurus Daerah (Pangda) Kalteng, era digital membutuhkan banyak data untuk diolah menjadi berita layak siar/tayang.

Kegiatan yang dipusatkan di Gedung IJTI Kalteng, Sabtu (16/10/), mengusung Tema “Tantangan Jurnalis di Era Digital, Era Disrupsi”.

Kegiatan ini dihadiri oleh Umum IJTI Yadi Hendriyana, Sekjen IJTI Indria Purnamahadi, Ketua IJTI Kalteng Tantawi Jauhari, Plt. Kepala Stasiun TVRI Kalteng Yulius Andriansyah.

Agus Siswadi menyatakan era digital menjadi perubahan besar dalam perkembangan teknologi, berbagai kalangan telah dimudahkan dalam mengakses suatu informasi melalui banyak cara, serta dapat menikmati fasilitas dari teknologi digital dengan bebas dan terkendali. Perkembangan teknologi yang semakin pesat juga menuntut sumber daya manusia harus semakin maju, sehingga dampak positif perkembangan teknologi dapat dirasakan maksimal. Penguatan terhadap sumber daya manusia yang kreatif dan edukatif menjadi kunci dalam menyikapi pesatnya teknologi terutama dalam penyebarluasan informasi.

Dijelaskan kemajuan teknologi informasi juga melahirkan tantangan dan peluang baru bagi kegiatan jurnalisme diantaranya terkait masalah ketersediaan data luar biasa besar yang dapat diolah untuk dijadikan berita.

Berita Lainnya
1 dari 553

Di era informasi digital, data bukan hanya menjadi pelengkap atau sekadar memberi konteks berita, melainkan bisa menjadi berita itu sendiri.

Data mentah yang bertebaran dan berserakan di banyak tempat bisa dikumpulkan, diseleksi, dan dianalisis sehingga dapat menjadi fakta berita (news facts) yang menarik dan penting, “sehingga dapat bermanfaat bagi masyarakat luas”, ucap Agus.

Saat ini, penyebarluasan informasi banyak dilakukan oleh media sosial. Kemunculan media sosial yang sedemikian masif ini, semakin diminati.

Dampak disruptif yang ditimbulkan oleh media sosial itu terlihat nyata, dimana sebagian besar orang cenderung berbondong bondong meninggalkan old media (media cetak, televisi, dan radio) maupun new media (media online), untuk lebih memercayai media sosial.

Sebagai salah satu langkah dalam memajukan kreatifitas dan edukasi jurnalis televisi, maka kegiatan workshop IJTI ini menjadi momentum yang baik dalam meningkatkan kapabilitas sumber daya manusia (SDM) jurnalis televisi sehingga dapat beradaptasi dan berdaya saing dalam menyikapi perkembangan teknologi terutama media teknologi di era digital saat ini.

Plt. Kadis Kominfo menggharapkan organisasi ITJI ini semakin maju dan profesional, dan yang tidak kalah pentingnya workshop dan dan Musda IJTI ini mampu melahirkan progam dan inovasi serta pemikiran yang membumi dalam menghadapi tantangan era digital saat ini.(drt/k-10)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
Berita Menarik Lainnya

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya