Bunda Sri Dikukuhkan Sebagai Bunda PAUD Kabupaten Balangan

Paringin, KP – Istri Bupati Balangan, Hj Sri Huriyati dikukuhkan menjadi Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Balangan periode 2021-2024 oleh Bunda PAUD provinsi Kalsel Hj Raudatul Jannah Sahbirin Noor, Jumat (19/11/2021) kemarin di Mahligai Pancasila Banjarmasin.

Bunda Sri dikukuhkan bersama empat bunda PAUD dari Banjarbaru, Banjar, Tanah Bumbu dan HST secara langsung, sementara kabupaten dan kota lainnya dilakukan secara daring.

Pengukuhan yang dihadiri Gubernur Kalsel, H Sabirin Noor, Ketua DPRD Kalsel dan beberapa pejabat Pemprov ini ditandai dengan penyematan PIN dan selempang Bunda PAUD oleh Bunda PAUD provinsi Kalsel Hj Raudatul Jannah Sahbirin Noor.

Bunda PAUD Provinsi Kalsel, Hj Raudatul Jannah Sahbirin Noor dalam sambutannya mengatakan, Bunda Paud merupakan organisasi sukarela yang dilandasi dengan cinta dan kasih sayang. Tujuan organisasi ini, lanjutnya, untuk mendorong elemen masyarakat agar berpartisipasi aktif dalam mensukseskan pendidikan anak usia dini.

“Bunda PAUD merupakan organisasi sukarela yang dilandasi dengan cinta dan kasih sayang, mendorong elemen masyarakat agar berpartisipasi aktif dan mensukseskan pendidikan anak usia dini,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakannya, pendidikan usia dini yang sangat mempengaruhi dan menentukan tumbuh kembang serta kualitas SDM di masa depan.

Berita Lainnya
1 dari 576

Sementara itu, Gubernur Kalsel, H Sabirin Noor, menyampaikan pentingnya memperhatikan pendidikan anak sejak dini, karna anak-anak sekarang adalah cerminan bangsa dimasa mendatang.

Menurut Paman Birin, peran orang tua dan pendidikan anak sangat berpengaruh dalam tumbuh kembang anak.

Mengenakan kebaya nasional, Hj Sri Huriyati mengungkapkan bahwa dalam PP Nomor 60 Tahun 2013, diamanatkan untuk memenuhi kebutuhan esensial anak usia dini secara utuh.

Kebutuhan itu meliputi kesehatan dan gizi, pendidikan, pembinaan moral, emosional dan pengasuhan. Hal ini agar anak dapat bertumbuh dan berkembang secara optimal sesuai kelompok umur.

“Perlindungan anak dari kekerasan, dan penyediaan layanan pendidikan memerlukan komitmen yang teguh dari semua elemen bangsa mulai dari orangtua, keluarga, masyarakat dan pemerintah mutlak untuk dilibatkan,” tegasnya.

“Dimasa sekarang ini anak anak jangan sampai fokus main gadget aja, tapi anakanak harus lebih fokus dalam bermain dan belajar sesuai umur mereka,” imbuh Bunda Sri. (srd/K-6)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
Berita Menarik Lainnya

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya