Dinas DPPRD HSU Pasang Tapping Box di Puluhan Tempat Usaha

LAUNCHING - Implementasi Alat Rekam data transaksi oleh Bupati HSU Drs H Abdul Wahid MM MSi belum lama tadi. (KP/Ist)

Amuntai, KP – Dalam upaya meningkatkan pendapatan Asli daerah (PAD), Dinas Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (DPPRD) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) akan meluncurkan penggunaan alat rekam data transaksi.

Pemasangan alat data transaksi atau Tapping Box tersebut rencanaya dalam tahap awal akan dilakukan di 25 tempat usaha.

Launching implementasi Alat Rekam data transaksi itu diresmikan oleh Bupati HSU Drs H Abdul Wahid MM MSi belum lama tadi di Warung Makan Wong Solo Amuntai dihadiri Ketua DPRD HSU Almien Ashar Safari, Sekretaris Daerah HM Taufik, Kepala Bank Kalsel cabang Amuntai Khairun Nisa, Asisten I dan II Setda HSU, perwakilan Satpol PP dan Dinas Perhubungan serta para pemilik restoran, rumah makan dan perhotelan yang beroperasi di wilayah Kota Amuntai dan sekitarnya.

Kepala DPPRD HSU Galuh Bungsu Sumarni dalam sambutannya diwakili Kabid Pajak dan Retribusi Etna Prilina Diaty melaporkan, tahap pertama pemasangan sebanyak Tapping Box akan dilakukan di 25 tempat usaha.

“Namun sekarang baru 16 Tapping Box yang dipasang, yakni 14 untuk rumah dan restauran dan dua untuk hotel, sisanya dipasang bertahap,” ujarnya.

Etna juga melaporkan, kegiatan implementasi pemasangan Tapping Box hasil kerja sama dengan Bank Kalsel atas rekomendasi hasil Supervisi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam rangka meningkatkan pendapatan asli daerah.

Kepala Bank Kalsel cabang Amuntai Khairun Nisa mengatakan, seiring tuntutan zaman di era digitalisasi, maka pemerintah diharapkan memiliki sistem digital yang terintegrasi antara pemerintah dengan para wajib pajak.

Berita Lainnya

HSU Waspada Banjir

1 dari 422

Menurutnya, transparansi dan kemudahan dalam transaksi memang harus dilakukan pemerintah daerah dalam upaya untuk meningkatkan sektor pendapatan dari pajak dan retribusi daerah.

Salah satu upayanya yakni dengan penerapan pajak secara online dengan menggunakan Tapping Box bekerja sama dengan Bank Kalsel.

“Melalui pemasangan Tapping Box menjadikan transparansi dan kemudahan pembayaran pajak secara online, mencegah dan mengantisipasi kebocoran,’ katanya.

Dijelaskan, melalui Tapping Box pencatatan transaksi dilakukan secara realtime sehingga dapat mempermudah operasional sehari-hari dan manajemen bagi bisnis restoran, rumah makan dan hotel.

Bupati HSU sangat mengapresiasi peluncuran Tapping Box karena memberi manfaat bagi pemerintah, pelaku usaha dan konsumen.

Bagi pemerintah mempermudah penghitungan pajak, demikian pula bagi wajib pajak mempermudah pembayaran pajak sesuai tarif yang ditetapkan, masyarakat atau konsumen juga merasa tenang karena pajak yang dibayarkan langsung disalurkan ke kas daerah secara online melalui Bank Kalsel.

Wahid yakin penggunaan alat rekam data transaksi ini akan mampu meningkatkan pendapatan dari sektor pajak restaurant dan perhotelan lebih signifikan dari sebelumnya.

Mewakili wajib pajak pengelola rumah makan Wong Solo Rahman Syamsuddin juga menyambut positif pemasangan Tapping Box untuk kemudahan pembayaran pajak.

“Adanya alat ini memudahkan kami selaku wajib pajak dalam proses pembayaran pajak,” katanya. (nov/K-6)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
Berita Menarik Lainnya

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya