Banjir di Kalsel, Pertamina Jamin Pasokan Bahan Bakar Aman

Untuk pasokan bahan bakar elpiji, Satria menjelaskan Pertamina berkoordinasi dengan dinas setempat untuk melakukan Operasi Pasar agar kebutuhan masyarakat tidak terganggu.

Banjarmasin, KP – Curah hujan yang cukup tinggi mengakibatkan banjir menggenangi enam Kabupaten di Provinsi Kalimantan Selatan sejak Sabtu (27/11) lalu.

Tepatnya, banjir melanda di Kabupaten Tabalong, Balangan, Hulu Sungai Utara, Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Selatan dan Kabupaten Banjar. Diketahui, untuk wilayah yang paling terdampak adalah Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Susanto August Satria selaku Area Manager Comm, Rel, & CSR Regional Kalimantan, menegaskan, bahwa PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, memastikan pasokan bahan bakar terjamin dan aman hingga ke wilayah yang terdampak banjir.

“Akan dilakukan pengiriman menggunakan jalur alternatif yang tidak tergenang banjir guna memastikan pengiriman BBM tetap terjaga dengan baik,” tegasnya.

Untuk pasokan bahan bakar elpiji, Satria menjelaskan Pertamina berkoordinasi dengan dinas setempat untuk melakukan Operasi Pasar agar kebutuhan masyarakat tidak terganggu.

“Sebisa mungkin kami akan memberikan upaya terbaik untuk menghantarkan energi ditengah musibah ini, tim kami juga terus memantau situasi banjir sehingga dapat segera mengirimkan pasokan energi ke wilayah yang sudah mulai surut surut,” tambahnya.

Satria menambahkan, meskipun dihadapkan dengan banjir yang tak kunjung surut, pihaknya memastikan penyaluran pasokan bahan bakar dalam kondisi yang aman.

Berita Lainnya
1 dari 1.133

“Dipastikan bahwa stok dalam kondisi yang aman, tanpa ada pengurangan sama sekali, sehingga masyarakat tidak perlu panik,” ujar Satria.

Bagi masyarakat yang ingin memperoleh informasi terkait produk dan layanan Pertamina, dapat langsung menghubungi Pertamina Call Center (PCC) di 135.

Hujan petir

Hujan petir diprakirakan terjadi di wilayah Kalimantan Selatan di tengah banjir yang masih meluas. Hal itu diungkapkan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Syamsudin Noor Banjarmasin.

“Prakiraan cuaca Kalimantan Selatan masih diguyur hujan dari sedang hingga lebat disertai angin kencang bahkan hujan petir pada Senin,” kata Staf Prakirawan Stasiun Meteorologi Syamsudin Noor Banjarmasin, Putri Cahyaningsih, seperti dilansir Liputan6.com.

Potensi dampak hujan lebat yang menyebabkan banjir pun berstatus waspada untuk Kalimantan Selatan pada tanggal 29 dan 30 November 2021. Adanya aktivitas La Nina yang memicu cuaca ekstrem saat ini juga berpengaruh pada gelombang laut.

Putri menyebut gelombang dengan ketinggian empat meter bisa terjadi di perairan selatan Kalimantan atau laut Jawa bagian tengah.

Masyarakat yang beraktivitas di perairan harus waspada seperti perahu nelayan, kapal tongkang, kapal ferry dan kapal ukuran besar terhadap potensi gelombang tinggi tersebut. (opq/net/K-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
Berita Menarik Lainnya

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya