Kuala Kapuas, KP – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, Rahmad Jainudin, sangat menyambut baik adanya pengembangan kebun pisang dalam rangka mendukung program nasional food astate.
“Alhamdulillah kami telah menghadiri undangan tanam perdana program food estate pengembangan kampung pisang untuk kelompok tani Bina Barata Desa Saka Lagun,” kata Rahmad Jainudin, di Kuala Kapuas, belum lama ini.
Pengembangan kebun pisang itu ditandai dengan telah dilakukannya tanam perdana bibit pisang unggul di Desa Saka Lagun, Kecamatan Pulau Petak.
Legislator dari Partai Golongan Karya (Golkar) inipun sangat menyambut baik dan mendukung adanya program tersebut, diharapkan bisa terus dikembangkan dengan baik.
“Program pemerintah ini sangat baik untuk masyarakat, semoga dengan adanya program ini masyarakat di Desa Saka Lagun bisa berkembang dan menjadi komoditi unggulan di desa,” harap wakil rakyat yang terpilih dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kapuas IV meliputi Kecamatan Kapuas Hilir, Pulau Petak, Kapuas Murung dan Dadahup ini.
Sebelumnya, telah dilakukan tanam perdana bibit pisang unggul di atas lahan yang masuk kawasan program ketahanan pangan nasional atau food estate.
Tanam perdana bibit pisang itu dilaksanakan Kelompok Tani Bina Barata, di Handil Lunuk Desa Saka Lagun.
Pj Kepala Desa Saka Lagun, Muhammad Imron Rosikhin menyampaikan bibit pisang unggul yang ditanam merupakan bantuan dari Kementerian Pertanian RI melalui Dirjen Hortikultura yang disalurkan Dinas Pertanian setempat.
“Sudah dilaksanakan penanaman secara simbolis, dari lahan seluas 20 hektar, sebelumnya telah dilakukan penanaman di lahan seluas 10 hektare dan akan dilanjutkan kembali,” ucapnya.
Dijelaskannya, untuk jenis bibit pisang unggul yang ditanam didatangkan dari Sumatera varietas Manurun Tanjung, selain itu ada varietas lainnya yaitu Manurun atau Kepok Pontianak.
“Untuk penanamannya dengan sistem tukungan dan baluran atau sistem kultur jaringan,” demikian Muhammad Imron Rosikhin. (Al)















