Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Opini

Peran Generasi Z Dalam Berbisnis Berbasis Digital

×

Peran Generasi Z Dalam Berbisnis Berbasis Digital

Sebarkan artikel ini

Oleh: Rahmini
Mahasiswa Program Studi Teknologi Informasi
Universitas Sari Mulia

Saat ini masyarakat dunia telah masuk pada digitalisasi atau Revolusi Industri 4.0. Semua aktivitas pada lapisan masyarakat dipengaruhi oleh perangkat jaringan, kecerdasan buatan, penyimpanan data di cloud, dan Internet of Things (IoT).

Kalimantan Post

Perkembangan teknologi digital begitu pesat sehingga di luar tahap ini beberapa negara telah merevolusi industri personalisasi. Ini dikenal sebagai Age of Society 5.0. Seiring dengan berkembangnya teknologi dengan cepat, para wirausahawan atau entrepreneur akan mampu beradaptasi dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi tersebut. Jika tidak, bisnis yang mereka jalankan mungkin akan tertinggal.

Bisnis Digital adalah proses transformasi bisnis dengan pengenalan teknologi digital. Apa yang tidak dilakukan secara digital (manual) sebelumnya sekarang dilakukan secara digital. Generasi Z adalah generasi yang lahir sekitar tahun 1997 hingga tahun 2000-an. Dilansir dari BBC, generasi Z adalah generasi yang masih muda dan tidak pernah mengenal kehidupan tanpa teknologi sehingga terkadang disebut sebagai i-gen.

Era revolusi digital menjadi salah satu penanda melejitnya generasi milenial. Karena itu, momentum ini banyak dimanfaatkan anak muda untuk turut serta bangkit memajukan Indonesia. Adapun hal yang dibutuhkan adalah inovasi teknologi dan fasilitas dalam upaya memaksimalkan segala sumber daya yang telah dimiliki oleh bangsa ini. Dengan demikian, ide dan kreativitas menjadi andalan untuk tumbuhnya ekonomi kreatif yang berasal dari generasi milenial.

Transformasi bisnis digital adalah transformasi melalui pemanfaatan teknologi digital untuk meningkatkan kinerja bisnis. Saat ini, manajer industri tradisional dan pemimpin bisnis perlu mengikuti tren transformasi bisnis digital dan mengubah rutinitas dan struktur organisasi mereka untuk memenuhi tantangan era digital. Perusahaan perlu memahami fenomena dan evolusi strategi transformasi digital. Generasi Z merupakan generasi yang berperan penting dalam pembangunan bisnis karena aktif berinteraksi dengan internet, menerima media sosial sebagai (umumnya) common cause, dan memiliki karakteristik Generasi Z yang bersifat indirect.

Baca Juga :  Maraknya Kekerasan dan Child Gooming, Islam Punya Solusi

Mungkin berbisnis secara digital tidak asing lagi bagi para milenial sekarang ini karena seiring dengan perkembangan teknologi digital yang semakin canggih dan kreatif, maka bisnis digital akan semakin luas. Ada pun pengertian dari bisnis digital (online) adalah usaha mikro yang kegiatan usahanya di dunia maya dilakukan dengan bantuan internet canggih. Berbisnis digital dengan produk digital non fisik, seperti menjual software dan website, serta produk yang awalnya produk fisik yang diubah menjadi format digital, seperti ebook, tapi itu tidak semua Maka dari itu transportasi digital itu sangat penting.

Mengapa transformasi digital itu penting? karena transformasi digital mengacu pada proses dan strategi menggunakan teknologi digital untuk secara drastis mengubah cara bisnis beroperasi dan melayani pelanggan. Sebagian besar bisnis beralih ke digital untuk menarik lebih banyak konsumen. Misalnya, jika memiliki kemampuan desain web dan pemasaran digital, dapat melakukannya secara online tanpa terikat aturan (freelance). Atau, dengan kemampuan memberikan pendidikan bisnis, Anda dapat. Lakukan secara online sekarang atau miliki keterampilan lain. Konsultan, motivator, bahkan lainnya seperti perusahaan ojek kini sudah bisa menggunakan teknologi digital (online). Selain itu juga sekarang banyak sekali orang yang berjualan pakaian, barang-barang, sembako, bahkan sampai makanan siap saji pun secara online. Biasanya mereka semua akan berkerja sama dengan ojek online atau pun kurir yang khusus untuk pengantaran barang mereka. Contohnya saja seperti makanan siap saji biasanya mereka akan berkerja sama langsung dengan o
bjek online untuk mengantarkan barang pesanan pembeli. Ini secara tidak langsung menjadikan belanja online telah menjadi tren dari waktu ke waktu dan dikonsumsi oleh masyarakat umum, khususnya generasi Z. Perkembangan teknologi internet sebagai media penyebaran informasi yang lebih cepat cenderung dominan di antara media lainnya, dan Genaris Z sebagai generasi yang berorientasi pada teknologi. Peluang untuk berbisnis pun banyak dan ada juga akan terjadinya persaingan bisnis. Untuk memenangkan persaingan bisnis yang semakin kompetitif, pengusaha online perlu lebih kreatif dan inovatif untuk mengembangkan bisnisnya dan memberikan apa yang diinginkan konsumen. Untuk itu,pengusaha Generasi Z membutuhkan alat yang akurat dan tepat sasaran untuk strategi bisnis mereka. Ada pun secara umum yang telah ketahui banyak strategi untuk berbisnis secara digital antaranya memanfaatkan teknologi, menggunakan sosial media, menggunakan digital marketing, mobile friendly, menggunakan aplikasi, inovasi, memberikan layanan denga
n baik dan lainnya. Selain itu ada pun dampak-dampak yang ditimbul kan berbisnis secara digital ini contoh nya saja dampak positif dari media sosial yaitu meningkatkan traffic website, memperluas jangkauan bisnis, mempromosikan brand, menghemat biaya pemasaran, meningkatkan brand awareness dan credibility, memperbanyak sales dan penjualan bisnis online.

Baca Juga :  Menteri Agama dan Private Jet

Dari sekian banyaknya dampak positif maka tidak luput juga adanya dampak negatif dari media sosial ini antara lain bisnis akan lebih terekspose di internet, menimbulkan persaingan yang tidak sehat. Satu kesalahan saja bisa menghancurkan citra bisnis, memperbesar peluang terkena hit and run dengan semua proses pembayaran yang online,tidak adanya interaksi secara fisik dengan pelanggan.

Harapan untuk peran generasi Z dalam berbisnis berbasis digital, agar para generasi z dapat mengembangkan usaha bisnis digital dengan strategi baru dan bisa berkembang secara luas untuk membantu ekonomi Indonesia.

Solusi nya untuk generasi Z dalam berbisnis berbasis digital yaitu dengan memanfaatkan sosial media (instagram, online shop dan lain-lain) untuk memperluas bisnis tersebut. Dengan perkembangan digitalisasi ini generasi milenial atau generasi Z bisa lebih memanfaatkan peluang yang ada.

Iklan
Iklan