Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Olahraga

Mukhyar Targetkan Juara Umum Cabor Silat di Kejurprov 2022

×

Mukhyar Targetkan Juara Umum Cabor Silat di Kejurprov 2022

Sebarkan artikel ini
13 3 Klm IPSI Cabor Silat
DUDUK MELINGKAR - Jajaran pengurus IPSI Kota Banjamasin, termasuk Ketuanya, Mukhyar sedang duduk membahas langkah kedepan untuk menghadapi Kejurprov tahun 2022. (KP/Zakiri)

Banjarmasin, KP – Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Banjarmasin targetkan juara umum, di Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) yang rencananya akan digelar di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS).

Hal itu disampaikan langsung Ketua IPSi Kota Banjarmasin, Mukhyar saat memantau kesiapan dan latihan para atlet pencak silatnya, Kamis, (27/1) kemarin.

Kalimantan Post

“Kami sudah siapkan atletnya dan kami bina. Setelah itu kita lakukan seleksi,” ungkapnya saat ditemui awak media.

Diketahui, Kejurprov tersebut untuk menyeleksi para atlet pencak silat untuk berlaga di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV 2022 mendatang.

Selain itu, seleksi atlet juga dilakukan untuk persiapan Kejuaraan Remaja, pada tanggal 25-28 Februari 2022 mendatang di Banjarmasin

“Kegiatannya nanti dilaksanakan di Gelanggang Remaja. Itu sekalian memantau untuk mengisi atlet yang akan dikirim Kejurprov di HSS, Kota Kandangan,” ujarnya.

Tak Tanggung, untuk Kejurprov HSS pihaknya menargetkan yakni 5 emas, 5 perak, 5 perunggu. “Targetnya juara umum lah kita pertahankan. Dulu di Tanjung kita target 4, jadi kita tambah 1 lagi jadi 5 emas,” pungkasnya.

Menurutnya, lawan yang patut diwaspadai dalam cabor Silat ini adalah para atlet utusan Kabupaten Tanah Laut (Tala).

“Tapi kita sudah mengatur strategi untuk menghadapinya. Dan kita optimis bisa jadi juara umum,” ujarnya.

Ketua Harian IPSI Banjarmasin, Muhrani menambahkan, pihaknya bakal menurunkan setidaknya 28 atlet, baik putra maupun putri di Kejurprov tersebut.

Adapun strategi yang bakal mereka terapkan menghadapi rival terberat itu pun yakni menurunkan atlet IPSI yang nomor dua.

Bukan tanpa alasan, hal itu dilakukan untuk mengetahui kekuatan dari daerah lain. “Yang kita turunkan itu nomor 2. Yang atlet nomor 1 sengaja kita tinggal. Tapi nanti pas Kejurprov bakal kita turunkan,” tutupnya. (Kin/K-3)

Baca Juga :  Manchester City akan Tampil Menyerang di Kandang Real Madrid
Iklan
Iklan