Banjarmasin,KP – Sejumlah perwakilan guru honorer SD dan SMP di Banjarmasin, mendatangi kantor DPRD Kota Banjarmasin Senin (21/4/2022) kemarin
Kedatangan perwakilan guru honor ini diterima Wakil Ketua DPRD Kota Banjarmasin Harry Wijaya didampingi Wakil Ketua HM Yamin
Kepada kedua pimpinan dewan itu guru honorer mengadukan nasib mereka, lantaran sudah selama tiga bulan ini belum menerima gaji terhitung dari Januari, Februari dan Maret 2022.
Ketua Forum Guru Honor SD (FGHSD) Banjarmasin M Ali Wardana menyatakan, ada sekitar 1.600 guru honor SD dan SMP di Banjarmasin yang sampai sekarang belum menerima pembayaran gaji.
“Sudah tiga bulan ini guru honorer di Banjarmasin belum menerima gajih terhitung dari Januari hingga Maret 2022,” ujarnya.
Menurut dia, alasan Pemko Banjarmasin belum mencairkan gaji, karena terkendala aplikasi serta pejabat pengguna anggaran yang sekarang dijabat masih berstatus Plt Kepala Disdik Banjarmasin.
Dikatakannya, untuk gaji guru honorer per bulan Rp 1,3 juta. Gaji juga belum diterima oleh tenaga operator Rp 850 ribu, dan PSD (penjaga sekolah) Rp 650 ribu.
“Kami berharap aspirasi ini bisa ditindaklanjuti, karena kebutuhan jelang Ramadhan ini cukup banyak,” harap Ali Wardana. Menyikapi aspirasi dan pengaduan disampaikan,
Wakil Ketua DPRD Banjarmasin HM Yamin ikut prihatin dengan para guru honorer tersebut.
Ia pun segera meminta, komisi IV DPRD Banjarmasin yang membidangi soal pendidikan dengan mitra kerja Disdik tersebut untuk segera menindaklanjuti.
“Harapan saya, tertundanya pembayaran gaji ini segera harus diatasi. Sebab, gaji yang diterima sangat dibutuhkan untuk memenuhi keperluan rumah tangga para guru honorer tersebut,” harap Yamin.
Sementara, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Banjarmasin Zainal Hakim menyatakan, pihaknya akan memanggil Disdik
“Rencananya Kamis tanggal 24 Maret 2022) kami akan memanggil Disdik Banjarmasin untuk meminta kejelasan apa yang menjadi alasan sampai sekarang gaji guru honorer belum dibayar,” kata Zainal Hakim. (nid/K-3)















