Salah satu fokus Pemerintah saat ini pencegahan stunting. Upaya ini bertujuan agar anak-anak Indonesia dapat tumbuh dan berkembang secara optimal dan maksimal, dengan disertai kemampuan emosional, sosial, dan fisik yang siap untuk belajar, serta mampu berinovasi dan berkompetisi di tingkat global.
PALANGKA RAYA, KP — Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga Provinsi Kalimantan Tengah (TP-PKK Kalteng) Ivo Sugianto Sabran mengajak Pemerintah Kabupaten/Kota di Kalteng mensosialisasikan pola asuh anak dan remaja yang baik dan benar serta pemberian nutrisi yang tepat bagi anak-anak.
Hal ini disampaikan Ketua TP-PKK Kalteng Ivoa Sugoanto Sabran belum lama ini secara hybrid dari Istana Isen Mulang, di Palangka Raya.
Dijelaskan salah satu fokus Pemerintah saat ini pencegahan stunting. Upaya ini bertujuan agar anak-anak Indonesia dapat tumbuh dan berkembang secara optimal dan maksimal, dengan disertai kemampuan emosional, sosial, dan fisik yang siap untuk belajar, serta mampu berinovasi dan berkompetisi di tingkat global.
Pada kesempatan tersebut, Ketua TP-PKK Kalteng juga menyampaikan beberapa hal lainnya yakni peningkatan perekonomian keluarga melalui pemanfaatan lahan pekarangan untuk tanaman produktif.
Ini melalui Hatinya PKK (halaman Asri, Teratur, Indah dan Nyaman). Pemanfaatan lahan pekarangan untuk tanaman produktif. Pemanfaatan lahan selain untuk ketahanan pangan keluarga, tetapi juga untuk meningkatan perekonomian keluarga”, imbuhnya.
Kita mengajak Kepala Daerah untuk kembali mengaktifkan posyandu. Kenapa posyandu karena posyandu adalah sarana fasilitas kesehatan paling dekat ke masyarakat. Gratis lagi,” jelas Ivo.
Terakhir, Ivo juga mendorong untuk berkolaborasi menurunkan angka stunting di Kalteng. Sebagaimana diketahui, Prevalensi stunting di Kalteng untuk Tahun 2021 mengalami penurunan. Berdasarkan data Survei Status Gizi Balita Indonesia yang baru saja dirilis, Prevalensi stunting di Kalteng telah menurun dari 32,3 % (2019) menjadi 27,4 % (2021).
Penurunan Prevalensi stunting di Kalteng tidak lepas dari komitmen Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran. Sebagai bentuk komitmen Pemprov. Kalteng dalam percepatan penurunan stunting telah ditetapkan regulasi berkaitan dengan hal tersebut, antara lain Peraturan Gubernur Kalteng Nomor 14 Tahun 2019 tanggal 2 Juli 2019 tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat melalui Aksi Ela Hindai Stunting tahun 2019, Keputusan Gubernur Kalteng Nomor: 188.44/73/2019 tanggal 06 Maret 2019 tentang Tim Pelaksana Program Aksi Percepatan Penanggulangan Stunting Prov. Kalteng, dan Peraturan Gubernur Kalteng Nomor 7 Tahun 2020 tanggal 19 Maret 2020 tentang Pedoman Pelaksanaan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat.
Dalam Rangkaian safari ramadan dilakukan penyerahan bantuan diawali penyerahan oleh Gubernur Kalteng dari Istana Isen Mulang dan seterusnya dilanjutkan oleh masing-masing Kepala Daerah di Kabupaten/ Kota se-Kalteng. Bantuan diberikan kepada Imam/Kaum Masjid/Musholla, anak panti asuhan dan pengasuh, fakir miskin/ manula dan pengasuh di seluruh Kabupaten/Kota se-Kalteng.
Pemerintah Kalteng juga memberikan bantuan buka puasa bersama untuk 14 Kabupaten/Kota se-Kalteng, masing-masing untuk buka puasa bersama yakni sebesar Rp. 10.000.000,- per Kabupaten/Kota. Total keseluruhan bantuan yang diberikan yakni sebesar Rp. 8.470.000.000,-.
Bagi MUI Provinsi Kalteng, PW NU Kalteng, PW Muhammadyah Kalteng menerima dana hibah masing-masing Rp. 1 M dari Pemprov Kalteng. (drt/k-10)