Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Banjarmasin

Program Dashat, Cara Kota Banjarmasin Turunkan Stunting

×

Program Dashat, Cara Kota Banjarmasin Turunkan Stunting

Sebarkan artikel ini
Hal 9 3 Klm Kontrak 1 9
LAUNCHING DASHAT- Wali Kota Banjarmasin, H Ibnu Sina meresmikan kampung Keluarga Berkualitas (KB) Kampung Baiman, sekaligus menggelar launching Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), bertempat di halaman Kelurahan Antasan Besar, Kecamatan Banjarmasin Tengah. (KP/Prokom)

Banjaramsin, KP – Wali Kota Banjarmasin, H Ibnu Sina meresmikan kampung Keluarga Berkualitas (KB) Kampung Baiman, sekaligus menggelar launching Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), bertempat di halaman Kelurahan Antasan Besar, Kecamatan Banjarmasin Tengah, Rabu 08/06/2022.

Kegiatan tersebut dihadiri, Wakil Wali Kota Banjarmasin, H Arifin Noor, Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin, Ikhsan Budiman dan Ketua TP PKK Kota Banjarmasin, Hj Siti Wasilah serta Pimpinan SKPD di lingkungan Pemerintah Kota Banjarmasin.

Kalimantan Post

Bahkan dalam kegiatan itu, H Ibnu Sina mengapresiasi dan memberi penghargaan setinggi-tingginya kepada Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Masyarakat (DPPKBM) Kota Banjarmasin serta kepada seluruh pihak yang telah berkomitmen dalam pembentukan Kampung KB, Kampung Baiman di Kota Banjarmasin.

“Dalam rangka mewujudkan visi Kota Banjarmasin yang Baiman dan lebih bermartabat, maka perlu pembangunan kesehatan, pendidikan dan ekonomi dimulai dari kampung,” ucap H Ibnu Sina.

Ia mengungkapkan peresmian Kampung KB, Kampung Baiman itu, merupakan peresmian yang pertama pada Tahun 2022 dan hingga saat ini sudah ada Kampung Baiman yang ke-27 dan setiap tahunnya akan terus berlanjut.

“Hari ini saya mencanangkan Kampung Keluarga Berkualitas Kampung Baiman yang Ke-27 dan yang pertama di tahun 2022 sekaligus launching Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat),” ungkap H Ibnu Sina

Ia berharap dengan diresmikannya Kampung KB itu, maka hendaknya kinerja dalam mengatasi Stunting dan Gizi Buruk terus meningkat. “Acara kita ini tidak berhenti setelah peresmian pencanangan, tapi setelah ini, justru kita mulai lagi untuk kerja-kerja lebih terukur untuk kampung-kampung yang akan kita canangkan,” pungkasnya. (Prokom/K-3)

Baca Juga :  Kenakan Busana Adat Banjar Bak Raja dan Ratu, 48 Pasangan Ikuti Sidang Isbat Nikah Terpadu
Iklan
Iklan