Banjarmasin, KP – Para kader posyandu di Kota Banjarmasin mengeluhkan minimnya insentif yang diterima. Mereka meminta adanya penambahan insentif dari Rp 150 ribu perbulan yang diterima sejauh ini.
Menurut sejumlah kader posyandu berharap, Pemko Banjarmasin menghargai tenaga dan pengabdian mereka dalam membantu pelayanan kesehatan terhadap masyarakat.
“Kami tidak menuntut banyak, tapi kami mengharapkan ada perhatian dari Pemko,” kata salah seorang kader posyandu Kelurahan Sungai Jingah yang namanya minta tidak ditulis..
Menanggapi harapan kader Posyandu itu anggota DPRD Kota Banjarmasin Yunan Chandra mengaku, sudah mendengar keluhan kader posyandu tersebut.
Kepada {KP} Senin (29/8/2022) Yunan Chandra yang duduk di anggota Badan Anggaran DPRD Kota Banjarmasin ini meminta Pemko mempertimbangkan aspirasi para kader posyandu dan menyiapkan alokasi anggaran untuk penambahan insentif.
Yunan Chandra mengatakan,kenaikan intensif sangat wajar mengingat tugas kader posyandu merupakan tugas mulia membantu tenaga kesehatan dalam memberi pelayanan ibu hamil balita, anak serta orang lanjut usia (lansia).
Ia juga memaparkan, kader posyandu ini selain mendampingi kegiatan masyarakat, juga menyiapkan data kesehatan dari warga masyarakat yang dibutuhkan puskesmas.
Tidak hanya itu lanjutnya, kader posyandu juga wajib membuat laporan adanya ibu hamil di wilayah tugas mereka, mulai dari kesehatan ibu hamil hingga kecukupan gizi.
“Kalau kesejahteraan kader posyandu ini tidak diperhatikan, kasihan mereka,” kata anggota dewan yang duduk di komisi II ini.
Yunan Chandra mengatakan, selaku anggota badan anggaran aspirasi dan harapan para kader posyandu ini akan menjadi catatan dirinya untuk diperjuangkan.
” Sebab para kader posyandu ini merupakan garda terdepan dalam pelayanan kesehatan masyarakat,” tandas Yunan Chandra.
Hal senada juga disampaikan Aliansyah. Anggota dewan yang duduk di komisi III ini memaparkan, sebelumnya intensif kader posyandu hanya Rp 100 ribu perbulan.
Selanjutnya, atas usulan pihak dewan melalui dinas terkait kemudian dinaikkan sekarang menjadi Rp 150 per bulan.
” Tapi itu sudah,sehingga wajar pemberian uang intensif kader posyandu ini untuk dinaikan kembali,” ujar Aliansyah.
Berdasarkan data, di Kota Banjarmasin terdapat 395 posyandu yang tersebar di 52 kelurahan.
Dari jumlah itu untuk kader posyandu mencapai ribuan seperti untuk menangani posyandu balita terdapat 1.975 orang, posyandu lansia 270 orang. (nid/K-3)















