Banjarmasin, KP – Kejuaraan Bulutangkis Piala Wali Kota Banjarmasin resmi ditutup dan dimenangkan oleh tim dari desk Pemko Banjarmasin.
Kejuaraan bulutangkis antar wartawan ini dilaksanakan sejak Jumat (26/8) yang dibuka secara langsung oleh Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina dan ditutup pada Minggu (28/8) oleh Wakil Wali Kota Banjarmasin.
Dari total 53 orang peserta dari tujuh desk yang mengikuti kejuaraan ini, empat desk diantaranya berhasil merebut gelar juara.
Dalam laga final perebutan juara ketiga, Desk Ekonomi berhasil mengalahkan Desk Polda dengan hasil 21-9 dan 21-14 dalam laga Ganda dan 21-13 dan 21-11 dalam laga Tunggal.
Sedangkan peraih juara pertama yakni Desk Pemko Banjarmasin berhasil menang dari Desk Forwadek Banjarmasin.
Pada laga tunggal Pemain tunggal Desk Pemko Banjarmasin, Rastaferian sempat kewalahan melawan pemain tunggal Forwadek, Hasan Zainuddin.
Di set pertama, Pemain Tunggal Forwadek berhasil unggul 21-19 atas pemain tunggal pemko Banjarmasin, kemudian di Set kedua Pemain Tunggal Pemko Banjarmasin berhasil mengambil set kedua ini dengan angka 29-27.
Pemain tunggal Forwadek terpaksa harus mundur dan mengakui kalah WO lantaran tidak bisa lagi melanjutkan set ke 3.
Kemudian di laga Ganda, pemain Desk Pemko Banjarmasin, Juma dan Dwiki harus mengakui keunggulan pemain ganda Forwadek, Ade dan Ndank, dengan dua set langsung 21-11, 21-17.
Pertandingan kemudian dilanjutkan ke laga ganda selanjutnya, antara Aliv dan Rasta mewakili Desk Pemko Banjarmasin, Bambang dan Amir mewakili desk Forwadek.
Di pertandingan ini, Pemko Banjarmasin berhasil memenangi set pertama dengan 21-6 kemudian di set kedua, pertandingan harus terhenti dan pihak Forwadek harus mengaku kalah lantaran salah satu pemainnya cedera dan tidak bisa melanjutkan permainan.
Dengan hasil ini Pemko Berhasil meraih juara pertama dan memboyong piala bergilir Wali Kota Banjarmasin ke Pemko Banjarmasin.
Wakil Wali Kota Banjarmasin, Arifin Noor yang menonton pertandingan final tersebut sangat mengapresiasi pertandingan yang berlangsung itu.
“Pertandingannya sangat fair. Kita sangat senang melihat semangat juangnya, tapi kesehatan harus menjadi yang utama,” tuturnya.
Selain itu Arifin juga mengatakan bahwa awak media ini tidak hanya terfokus dalam bekerja menulis berita. Namun dalam bidang olahraga juga sangat luar biasa.
“Mudah-mudahan ini bisa kembali kita selenggarakan di tahun depan,” pungkasnya. (Kin/K-3)