Banjarmasin, KP – Pelaksanaan vaksinasi booster kedua dengan sasaran Tenaga Kesehatan (Nakes) di Kota Banjarmasin menemui kendala.
Sebelumnya pelaksanaan vaksinasi booster kedua untuk nakes di Banjarmasin resmi dimulai pada 1 Agustus 2022 di beberapa puskesmas.
Namun, selama satu bulan berjalan capaiannya ternyata masih sangat rendah. Yakni baru sebesar 7,44 persen, atau sebanyak 490 orang dari total 6.590 nakes.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Banjarmasin, Muhammad Ramadhan mengakui, vaksinasi booster kedua atau dosis keempat terhenti lantaran stok vaksin jenis moderna sedang kosong.
“Nakes jenis vaksinnya moderna. Setelah ada Surat Edaran (SE) Kemenkes RI boleh menggunakan Pfizer, tapi belum bisa masuk di aplikasi Pedulilindung. Sedangkan nakes inginnya linier,” ucapnya, saat dikonfirmasi awak media, Rabu (31/08).
“Sebenarnya banyak nakes yang mau menggunakan pfizer, tapi tidak bisa masuk di aplikasi. Jadinya setengah hati mereka bervaksin. Itulah kendalanya, sehingga tidak bisa maksimal,” tambahnya lagi.
Dalam hal ini, pihaknya masih berusaha meminta tambahan stok vaksin jenis moderna, agar program vaksin booster kedua ini bisa kembali berjalan.
“Kita tetap berusaha bersurat ke pemerintah pusat supaya distribusi vaksin bisa lancar. Pemerintah Provinsi juga posisi sedang menunggu distribusi vaksin,” pungkasnya. (kin/K-7)















