Rantau, KP – Bupati Tapin HM Arifin Arpan menghadiri dan mendengarkan langsung pengarahan Presiden Republik Indonesia Ir Joko Widodo, bertempat. Aula Cendrawasih Jakarta Convention Center (JCC), Kamis (29/09/2022) kemarin.
Bupati Tapin hadir bersama Gubernur Kalimantan Selatan dan Bupati dan Walikota Se Indonesia.
Presiden RI Joko Widodo dalam arahanya menyampaikan ada tiga poin penting yang harus di lakukan oleh pemerintah daerah yakni pertama terkait Pengendalian Inflasi Daerah, kedua Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem di Tanah Air, dan ketiga tindak lanjut aksi afirmasi bangga buatan Indonesia.
Dalam upaya pemulihan ekonomi paska covid 19, serta penanganan inflasi di daerah agar bisa mempercepat realisasi komitmen belanja produk dalam negeri.
“Jangan sampai, sekali lagi, dalam posisi ekonomi yang tidak mudah ini, APBN, APBD yang uangnya dikumpulkan dari pajak, dari Bea Cukai, dari Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), dari dividen BUMN, kumpul, kemudian ditransfer ke daerah tapi belinya barang-barang impor,” tegas Presiden.
Oleh karenanya kepada seluruh jajaran pemerintah daerah agar dapat mengurangi pengadaan barang impor dan mendorong penggunaan barang-barang dalam negeri melalui mekanesme pengadaan barang.
“Gunakan lah produk-produk dalam negeri dalam upaya pemulihan ekonomi nasional, “jelasnya.
Terkait Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem di tanah air, ini perlunya kerjsama yang baik. Dimana pemerintah pusat menargetkan kemiskinan nol persen pada tahun 2024.
Tidak hanya itu, untuk pemulihan ekonomi pasca covid-19 Presiden pun meminta para kepala daerah untuk membina pelaku UMKM dan koperasi yang ada di daerah masing-masing sehingga semakin banyak yang masuk ke dalam e-katalog. Hal ini tentunya berhubungan dengan aksi terhadap buatan Indonesia.
Menanggapi Instruksi Presiden RI, Bupati Tapin HM Arifin Arpan mengatakan bahwa Kabupaten Tapin siap menjalankan arahan dari Presiden RI.
“Pemerintah Kabupaten Tapin siap melaksanakan di daerah terkait 3 poin penting yang disampaikan Presiden, “ Ungkap Bupati Usai mengikuti arahan Presden RI di Jakarta.
Dikatakan Bupati bahwa untuk penganan inffasi daerah Kabupaten Tapin menyiapkan anggaran bersumber dari APBD sebesar Rp9,6 Miliar Rupiah melalui dana tag terduga.
“Saat ini Pemkab Tapin telah menyiapkan menganggarkan Rp9.6 Miliar, diperuntukan terdiri dari 4 program yaitu pertama, bantuan sosial Rp3 Miliar, kedua Penciptaan lapangan kerja Rp5.8 Miliar, ketiga Subsidi Transportasi Rp125 Juta, dan keempat Perlindungan sosial lainnya Rp621 Juta,“ sebutnya.
Dafri program empat item tersebut dimasing-masing SOPD yang menanganinya yaitu mengadakan Operasi Pasar, Program pangan bersubsidi kepada masyarakat tertentu, kegiatan padat karya desa, pembudidayaan dan terbaru saat ini Tapin telah bekerjasama dengan Kota Pelangkaraya untuk ketahanan pangan.
Dikatakan bupati dalam upaya menggunakan produk dalam negeri, Kabupaten Tapin telah berupaya memberdayakan para pengrajin asal Tapin untuk menyediakan berbagai kebutuhan untuk daerah, seperti kain sasirangan yang digunakan ASN bahkan siswa sekolah.
“Saat ini Kabupaten Tapin telah bersiap untuk menjual produk – produk asal Kabupaten Tapin secara online (Daring), yang mana masyarakat yang ingin membeli dapat langsung mengunjungi https://dagangan.tapinkab.go.id/.,“ katanya.
Dissi lain juga dalam percepatan pencipataa lapangan kerja yakni membuat program perluasan tenaga kerja juga nantinya, karena rata – rata masyarakat kurang mampu terkendala dengan pekerjaannya.
“Melalui Balai Latihan Kerja Dinas Tenaga Kerja Tapin akan kita berdayakan masyarakat kita agar memiliki kemampuan. Baik itu membuka usaha sendiri maupun ikut orang lain,“ pungkasnya.
Ditambahkan Bupati bahwa dalam rangka pengetasan kemiskinan, Pemerintah daerah melakukan program dikemas dalam Bantuan Sosial Tunai (BST) BBM mapun subsidi lainnya untuk disalurkan kepada masyarakat terdampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Kab Tapin.
“Pensasaran Pengetasan kemisikinan dengan memberikan BST BBM kepada wargam masyarakat terdampak dari kenakina harga bahan bakar minyak di wilayah Kab Tapin,“ pungkasnya. (abd/rel/K-6)















