Mayat Relawan Lalu Lintas Ditemukan Mengapung

Saat ditemukan, jasad dalam keadaan tertelungkup

MARABAHAN, KP – Relawan lalu lintas bernama Juindra (24) ditemukan mengapung di sungai kecil yang berada di Jalan Handil Bakti Kecamatan Alalak Kabupaten Barito Kuala (Batola), Senin (3/10) sekitar pukul 12.00 WITA.

Temuan jasad warga Kawasan Handil Bakti Kabupaten Batola ini sontak menggegerkan warga sekitar yang melintas, maupun yang mampir di rumah makan yang dekat dengan lokasi penemuan.

Saat ditemukan, jasad dalam keadaan tertelungkup. Selain itu, di perut korban ada gambar guru ulama besar di Martapura.

Melihat kejadian itulah salah satu warga pun langsung menghubungi kepolisian terdekat.

Tak lama menerima laporan itulah sejumlah anggota Polsek Alalak, bersama tim Relawan gabungan pun berdatangan ke lokasi kejadian dan langsung melakukan Olah Tempat Kejadian Pekara (TKP)

Salah seorang saksi bernama Juliananda (22), kesehariannya penjual makanan, menuturkan, waktu sedang melayani orang yang sedang makan di warungnya.

Selesai makan ada seorang pria menyebutkan di kolong ada sesosok mayat sedang mengapung dengan keadaan tertelungkup.

Berita Lainnya
1 dari 2.158
loading...

“Setelah itu saya langsung mengecek, lalu saya pun mencari bantuan kepada warga untuk segera melaporkan kejadian ini ke kantor polisi,” bebernya.

Sementara itu, Anang pedagang di sekitar kawasan tersebut mengatakan, kalau Juindra masih terbilang baru menjadi relawan lalu lintas di lokasi tersebut. “Korban baru – baru ini saja jaga, sekitar beberapa minggu,” imbuhnya.

Bahkan terakhir melihat Juindra sekitar pukul 11.00 WITA, masih mengatur lalu lintas dan sempat terlihat mengatur parkir.

“Tadi orangnya ada saja minta duit parkir mobil, dan sempat menggerutu sendiri sebelum menyeberang kesana (menunjuk lokasi sungai),” tuturnya.

Anang sendiri mengaku terkejut dan mengungkapkan Juindra mengatur lalu lintas tidak sendiri.

“Korban biasanya berdua sama temannya tapi tidak tahu temannya mana, mungkin pulang makan,” imbuhnya.

Terkait tempat tinggal Juindra, Anang tidak mengetahuinya namun sering melihat kalau datang dari arah komplek Persada Raya III. “Tapi saya tidak tahu rumahnya dimana,” katanya.

Sementara kakak ipar korban Madan (42), warga Jalan Kuin Utara Banjarmasin Utara, menyebut terakhir ketemu sama korban seminggu yang lalu.

“Di sana korban banyak bercerita soal kehidupannya, memang korban sudah pernah nikah, selain itu juga korban orangnya baik saja,” katanya. (fik/K-4)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
Berita Menarik Lainnya

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya