Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Kalteng

Legislator Minta Pemkab Kapuas Perhatikan Kondisi Infrastruktur Jalan

×

Legislator Minta Pemkab Kapuas Perhatikan Kondisi Infrastruktur Jalan

Sebarkan artikel ini
16 Foto Kapuas 4
Anggota DPRD Kabupaten Kapuas, Algrin Gasan.

Kuala Kapuas, KP – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, Algrin Gasan, meminta kepada pemerintah kabupaten setempat, untuk selalu memperhatikan kondisi infrastruktur jalan di daerah setempat.

“Kondisi infrastruktur jalan sangat penting diperhatikan, untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat,” kata Algrin Gasan, di Kuala Kapuas, Rabu (9/11).

Kalimantan Post

Menurut legislator dari Partai Golongan Karya (Golkar) ini, hal itu penting diperhatikan pemerintah daerah setempat, karena merupakan salah satu upaya memutus mata rantai kemiskinan.

“Dengan demikian, otomatis bisa meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat, mengingat akses dan aktivitas masyarakat semakin lancar,” katanya.

Wakil rakyat yang terpilih kembali dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kapuas II yang meliputi Kecamatan Basarang, Kapuas Barat dan Mantangai ini, juga kembali mengingatkan, bahwa Peraturan Daerah (Perda) APBD-Perubahan Tahun Anggaran 2022, sudah mengamanahkan perbaikan dan peningkatan jalan daerah hulu Kapuas yang memang terisolir, dan perlu segera dilaksanakan.

Sejalan dengan hal tersebut, lanjutnya, masyarakat daerah hulu juga meminta perbaikan jalan, karena aksesnya belum memadai. Ruas jalan yang perlu diperbaiki, yaitu Jalan Lintas – Desa Danau Rawah sepanjang 16 kilometer dan jalan dari Dusun Taburu Desa Tumbang Muroi menuju jalan lintas kabupaten sepanjang 3 kilometer.

“Penanganan perbaikan ruas jalan ini untuk Tahun 2022 sangat mendesak, karena menjadi mobilitas dan aktivitas masyarakat bergantung dengan kelancaran jalan dimaksud,” terangnya.

Dikatakannya, bahwa untuk kondisi ruas jalan di sana wilayah hulu Kapuas, saat ini cukup memprihatinkan, dan kasihan masyarakat apabila sakit dan mau berobat harus ke kecamatan, atau kabupaten menjadi terhambat.

“Karena itu diharapkan perbaikan ruas jalan daerah terpencil dan pedalaman bisa untuk menjadi perhatian serta bisa di tuntas pada Tahun Anggran 2023,” harapnya. (Al)

Baca Juga :  Gubernur Apresiasi Pengawalan BPKP Terkait Program Swasembada Pangan

Iklan
Iklan