Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Kalteng

Wagub Edy Pratowo Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi di Daerah

×

Wagub Edy Pratowo Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi di Daerah

Sebarkan artikel ini
15 kalteng2
Wagub Kalteng H. Edy Pratowo mengikuti rakor pengendalian inflasi di daerah. (kp/ist)

Palangka Raya, KP – Wakil Gubernur Kalteng H. Edy Pratowo didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Prov. Kalteng H. Nuryakin mengikuti rapat koordinasi (rakor) pengendalian inflasi di daerah bersama Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian secara virtual dari Kantor Gubernur Kalteng, Senin (31/10).

Mendagri Tito menyatakan rakor tersebut bertujuan untuk membahas langkah konkret pengendalian inflasi di daerah sebagai tindak lanjut dari arahan Presiden RI.

Kalimantan Post

Menteri mendorong semua Kepala Daerah kabupaten/kota untuk menjadikan isu inflasi ini sebagai fokus utama penanganan di daerah masing-masing, sehingga inflasi bisa terkendali.

Dijelaskan inflasi yang terjadi saat ini diakibatkan oleh COVID-19 dan perang Rusia-Ukraina yang belum usai.

Ia mengatakan perang ini berimbas pada situasi ekonomi dunia dan juga keadaan keuangan dunia, banyak negara yang menahan pangannya masing-masing untuk kepentingan rakyatnya.

Tito mengakui saat ini inflasi Indonesia masih berada di posisi yang relatif landai yaitu di angka 5,95 persen.

Untuk itu Pemerintah Daerah diminta untuk mengoptimalkan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) untuk memonitor harga bahan pokok di pasar setiap hari.

Dan secara khusus kepada Kepala Daerah, diharapkan “jangan ragu-ragu menggunakan instrument keuangan APBD, disamping mengaktifkan satgas pangan dan TAPD masing-masing,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI Margo Yuwono membeberkan sejalan dengan inflasi Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan, maka ditetapkan 20 komoditas pangan terpilih yang dijadikan patokan kinerja pengendalian inflasi TPIP dan TPID.

Menurut dia, Pemerintah perlu secara bersama -sama berkonsentrasi pada 20 komunitas pangan yang trennya naik seperti beras, bawang di beberapa daerah dan ini bisa menjadi catatan sebagai data mingguan dalam pencegahan inflasi, jelasnya.

Margo menambahkan inflasi bahan makanan perlu menjadi perhatian lebih. Komoditas cabai merah dan bawang merah, kedelai, tahu dan tempe perlu dipantau perkembangan harganya agar di bulan berikutnya tidak memberikan dorongan inflasi.

Baca Juga :  Pejabat Kalteng Banyak Diisi Pelaksana Tugas, Ini Alasan Gubernur

Rapat juga dihadiri Unsur Forkopimda, Kepala BPS Prov. Kalteng Eko Marsoro, Kepala Bulog Kalteng Amrullah, Kepala Perangkat Daerah Prov. Kalteng.

Secara virtual, acara juga diikuti Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS RI Setiano, Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bappenas I Gusti Ketut Astawa, Ditjen PDN Kemendag Syailendra, serta undangan lainnya. (drt/k-10)

Iklan
Iklan