Bertahan di Tengah Gempuran Media Online, Kalpost Siap Rambah Digital

Di zaman sekarang pada era globalisasi seperti sekarang, berkarya dan berinovasi, merupakan sebuah keniscayaan

BANJARMASIN, KP – Surat Kabar Harian (SKH) Kalimantan Post (Kalpost) genap berusia 23 tahun pada 17 Agustus 2023. Media cetak dengan tagline Asli Koran Banua, ini didiran pada tahun 2000 silam, setelah sebelumnya Bernama Dinamika Berita.

Meski di tengah arus digitalisasi media, Kalimantan Post masih eksis memunculkan versi cetak hingga saat ini.

Diakui Wakil Pimpinan Umum SKH Kalimantan Post, Troy Satria, hal itu tidaklah mudah, namun ia bersyukur masih bisa eksis dan menyajikan pemberitaan setiap harinya.

Kendati demikian, Troy tidak menampik kian tahun kaingin orang membaca koran semakin menurun.

Pada saat ini, ujarnya, baik siswa maupun masyarakat sudah sangat kurang membaca koran versi cetak.

“Zaman dahulu banyak orang setiap pagi menjadi kegiatan rutin membaca koran sambil meminum kopi.

Sekarang ini budaya masyarakat sudah berubah dengan hadirnya koran versi e-paper,’’ ujar Troy, saat memberikan sambutan.

Troy bercerita belum lama tadi koran besar di Indonesia, Republika sudah berhenti memproduksi koran.

Republika memilih terbit menggunakan system digital.

Ia menambahkan, Kalimantan Post masih bisa bertahan dan eksis dengan hadirnya kalimantanpost online dan e-paper.

Ke depan, ujarnya, komponen digital tersebut semakin dikuatkan lagi.

“Memang perkembangan zaman pesat sekali pergerakannya.

Insyaallah kita juga akan bergerak di bidang digital menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman saat ini.

Mudah-mudahan Kalimantan Post tetap bisa bertahan hingga tahun-tahun akan datang,” harapnya.

Berita Lainnya
1 dari 1,793
loading...

Sementara itu, Sekdaprov Kalsel, Roy Rizali Anwar, mewakili Gubernur Kalsel, H. Sahbirin Noor, menilai media cetak dihadapkan pada kondisi derasnya perkembangan media sosial yang dinilai lebih cepat dan lebih mudah.

Karena itu, ia mendorong media cetak terutama Kalimantan Post, untuk menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman.

Roy juga mendoakan Kalimantan Post tetap eksis di tengah arus media online dan media sosial.

Ia mengingatkan, bahwa di manapun berada di zaman sekarang pada era globalisasi seperti sekarang, berkarya dan berinovasi, merupakan sebuah keniscayaan.

“Terlebih bagi para pelaku usaha media cetak, di saat menjamurnya media online, kita kembali dihadapkan dengan derasnya perkembangan media sosial, yang dinilai lebih cepat, lebih mudah, dan lebih menarik.

Di sinilah tantangan yang kita hadapi, bagaimana kita dapat beradaptasi dengan perkembangan zaman,” pesannya.

Perlu diingat, beda zaman, beda pula tantangan yang dihadapi.

“Saya yakin, jajaran manajeman dan keluarga besar Kalimantan Post, sangat tahu dan mengerti dengan kondisi ini,’’ ujarnya.

“Semoga di usia yang ke-23, Kalimantan Post dapat terus eksis dan maju, serta dapat terus menjadi mitra pemerintah, dalam penyebarluasan informasi pembangunan, dan mewujudkan masyarakat banua yang cerdas, dan melek terhadap informasi,’’ ujarnya.

Perjalanan 23 tahun Kalimantan Post turut serta, mewarnai perjalanan pembangunan di banua.

Khususnya melalui pemberitaan, penyebarluasan informasi, dan sebagai penyalur aspirasi masyarakat kepada pemerintah.

Tanpa keberadaan media seperti Kalimantan Post, maka berbagai kegiatan pemerintahan, tidak akan tersebar luas ke masyarakat secara optimal, tambah Roy.

Sementara Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin, Ikhsan Budiman mengatakan Kalimantan Post sebagai media pelopor di Kalimantan Selatan.

Sangat berimbang memberitakan, tajam, cukup memberi andil terhadap pembangunan di Kalimantan Selatan, dengan suara kritis kepada pemerintah Kota Banjarmasin.

Iksan Budiman mengharapkan Kalimantan Post tetap selalu kritis dalam pengawasan pembangunan di Kalimantan Selatan.

Pada puncak acara ditandai dengan pemotongan kue oleh Owner Kalimantan Post, HM Taufik Effendie SE MBA.

Potongan kuenya diserahkan secara berturut-turut kepada sang isteri, Hj Rukiah, Sekdaprov, Roy Rizali Anwar, Pemimpin Umum Banjarmasin Post, Gusti Pangeran Rusdi Effendi HR, Perwakilan Kapolda Kalsel yakni Kabid Humas, Kombes Pol M Rifai, Perwakilan Korem 101 Antasari yakni Kasrem, Kolonel Arm Edy Susanto.

Kepala BNN Kalsel, Brigjen Pol Wisnu Andayana, Kejati Kalsel diwakili Roy Arlan

Perwakilan Kodim 1007 Banjarmasin, Perwakilan Kapolresta Banjarmasin,Kabagren Kompol Amin Mulyanto.

Walikota Banjarbaru diwakili Asisten III, Agus widjaya , Kadisnaker Kalsel, Irfan Sayuti, Manajer PLN Banjarmasin, HM Arif Fikri, KADIN Kalsel Rinjani Wahnan, Ketua PWI Kalsel Zainal Helmie dan Kiki Arianza, Anggota DPRD Kalsel Rosehan NB. (mns/mar/K-2)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
Berita Menarik Lainnya

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya